Warga Wamena Kenang Sopir Dibunuh OPM: Beliau Orang Baik

Warga Wamena Kenang Sopir Dibunuh OPM: Beliau Orang Baik

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Sabtu, 19 Sep 2026 13:30 WIB
Warna Palimo, Wamena di Jayawajiwaya, Papua Pegudungan  menggelar doa bersama atas kematian Aris Sanda yang dibunuh OPM.
Warna Palimo, Wamena di Jayawajiwaya, Papua Pegudungan menggelar doa bersama atas kematian Aris Sanda yang dibunuh OPM. Foto: (dok. istimewa)
Jayawijaya -

Warga kampung Pilamo, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, turut berduka atas kematian sopir travel, Aris Sanda yang dibunuh organisasi Papua merdeka (OPM). Aris Sanda dikenal sebagai sosok yang kerap membantu membawa logistik masyarakat di pegunungan.

"Beliau orang baik, yang selama ini bawa logistik untuk masyarakat di pegunungan," kata salah satu warga, Mini Us Tabuni dalam keterangannya dikutip Sabtu (19/9/2026).

Minu Us Tabuni mengatakan warga yang berduka turut menggelar doa bersama untuk kepergian almarhum, Kamis (17/9). Doa bersama digelar sebagai bentuk penghargaan karena almarhum banyak membantu masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat di Pilamo, Wamena, dari anak sekolah sampai mama bapa duduk bersama di lapangan untuk doakan almarhum Aris Sanda, sopir lajuran asal Toraja yang sudah bantu banyak orang di pegunungan," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan masyarakat Pilamo turut berduka dan tidak mengenal suku dan agama orang lain. Warga disebut sangat menghargai siapa saja yang membantu mereka.

ADVERTISEMENT

"Ini bukti kami masyarakat Pilamo juga ikut berduka. Kami tidak kenal suku, tidak kenal agama, kalau ada yang bantu masyarakat, kami hargai," kata dia.

"Atas nama masyarakat Pilamo, Wamena, kami sampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga di Toraja," imbuhnya.

Mini Us Tabuni lantas mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kedamaian. Dia berharap tidak ada lagi korban jiwa yang ditimbulkan dari aksi kekerasan kelompok tertentu.

"Mari kita jaga Wamena, jaga Lanny Jaya, jaga Nduga tetap damai. Tidak ada lagi mobil dibakar, tidak ada lagi korban," tegasnya.

"Kita sama-sama doakan semoga almarhum diterima di sisi Tuhan, dan semoga ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini, semua jalan bisa aman, semua bisa cari makan dengan tenang," tambahnya.

Diketahui, pembunuhan itu terjadi di Jalur Wamena menuju Mbua, Jayawijaya, Selasa (15/9) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban saat itu sedang membawa penumpang hingga dicegat pelaku di jalanan.

"Setelah itu, para penumpang diperintahkan kembali menuju Wamena, sementara Aris Sanda dibawa menuju arah kawasan Danau Habema," ucap Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Rabu (16/9).



(asm/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads