Novitasari, ibu rumah tangga dari Pangandaran, sukses berwirausaha menjual bunga segar. Ia memanfaatkan media sosial untuk pemasaran dan transaksi digital.
Kerajinan batok kelapa dari Pangandaran, oleh Asep Ali Imron, sukses menembus pasar Eropa. Inovasi dan kreativitasnya menarik minat konsumen internasional.
Dua orang pengedar uang palsu (upal) yang tertangkap usai mengalami kecelakaan tunggal di Tanjungsari, Gunungkidul beberapa waktu lalu ternyata kakak beradik.
"Jadi pedagang kan kadang nggak punya kembalian recehnya, kalau kemudian pembelinya 'ya udah, Rp 300-nya untuk produk ini' kan nggak ada masalah," kata Budi.
Tio, perajin perahu nelayan di Pangandaran, sukses memproduksi perahu fiber yang diminati pasar luar negeri. Ia mengutamakan kualitas dan kepercayaan pelanggan.