Tak hanya dari gaya penceritaan dan isu kompleks yang disajikan melalui character driven, Joko Anwar juga melakukan eksplorasi dalam segi musik dan skoringnya.
Dua pelajar di Blitar harus berhadapan dengan hukum setelah kedapatan menjual obat petasan. Mereka juga diduga merakit petasan dengan gulungan kertas bekas.