Kebakaran melanda Gunung Picung, Cianjur, pada 10 Agustus 2026. Petugas kesulitan memadamkan api akibat akses yang sulit. Diduga akibat aktivitas manusia.
Pemerintah Cianjur ajukan pinjaman Rp 150 miliar untuk percepat pembangunan infrastruktur. Fokus pada perbaikan jalan dan gedung sekolah, mengatasi inflasi.
Polisi menemukan sepucuk surat wasiat yang ditulis dalam bahasa Sunda. Surat berisi ungkapan penyesalan mendalam kepada ortu, rekan kerja, dan dirinya sendiri.
Kepala SPPG di Kabupaten Bandung diduga bunuh diri, menyebabkan operasional fasilitas gizi terhenti. Rekan kerja mengungkap perubahan sikap SF sebelum kejadian.