Rangkuman Kasus Kematian Kepala SPPG di Parkiran Mal Bandung

Rangkuman Kasus Kematian Kepala SPPG di Parkiran Mal Bandung

Tim detikJabar - detikJabar
Senin, 13 Jul 2026 17:44 WIB
Conceptual shot of feet with a hospital information ring and tag representing death
Ilustrasi orang meninggal (Foto: Getty Images/nico_blue)
Bandung -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Warga Kota Bandung digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria muda berinisial SF (26) di lantai 12 area parkir sebuah mal yang berlokasi di pusat Kota Bandung pada Minggu, 12 Juli 2026.

Korban, yang menjabat kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung, diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga berdampak langsung pada lumpuhnya operasional layanan gizi bagi ribuan anak di wilayah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi Penemuan dan Olah TKP

Jasad SF ditemukan pertama kali oleh petugas keamanan dan teknisi di lokasi kejadian.

  • Waktu Penemuan: Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 06.30 WIB.
  • Lokasi: Lantai 12 area parkir Kings Mal, Kota Bandung.
  • Barang Bukti: Polisi mengamankan telepon genggam, sandal, KTP, serta sepucuk surat wasiat permohonan maaf.
  • Identifikasi: Berdasarkan KTP, SF berstatus mahasiswa, namun konfirmasi dari pihak mitra memastikan ia adalah Kepala SPPG yang ditugaskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
  • Penanganan: Jasad dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Polisi menemukan sepucuk surat wasiat yang ditulis dalam bahasa Sunda. Surat itu berisi ungkapan penyesalan mendalam SF kepada orang tua, rekan kerja, dan dirinya sendiri.

ADVERTISEMENT

Layanan 2.625 Penerima Manfaat Terhenti

Pasca-kejadian tersebut, aktivitas di kantor SPPG Kabupaten Bandung tampak lumpuh total dan tertutup rapat.

  • Layanan Terhenti: Fasilitas ini biasanya menyalurkan makanan bagi 2.625 penerima manfaat setiap hari, mencakup 3 Posyandu dan 6 sekolah (TK, SD, SMP).
  • Keterlibatan Relawan: Terdapat 47 tenaga relawan yang kini terpaksa berhenti bekerja sementara.
  • Kendala Administratif: Penutupan dilakukan atas arahan BGN dan KPPG karena adanya kendala pencairan dana yang memerlukan persetujuan langsung dari kepala SPPG.

Kesaksian Rekan Kerja

Rekan kerja almarhum, Fazri, memberikan kesaksian mengenai perubahan drastis sikap SF sebelum kejadian tragis tersebut terjadi.

  • Karakter Awal: SF sebelumnya dikenal sebagai pribadi yang komunikatif dan humoris.
  • Perubahan 3 Bulan Terakhir: SF mulai menarik diri, tertutup, dan sulit diajak berkomunikasi di luar urusan pekerjaan.
  • Putus Kontak: Rekan kerja kehilangan kontak dengan SF selama dua minggu terakhir sebelum kejadian. Ponsel SF diketahui tidak aktif dalam kurun waktu tersebut.
  • Kinerja Profesional: Meski ada perubahan sikap, Fazri menegaskan pengelolaan dapur selama delapan bulan berjalan baik dan tidak ada masalah internal di lingkungan kerja.


(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads