Gunung Picung Cianjur Kebakaran, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Gunung Picung Cianjur Kebakaran, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Ikbal Slamet - detikJabar
Senin, 10 Agu 2026 21:41 WIB
Kebakaran lahan di Gunung Picung Cianjur.
Kebakaran lahan di Gunung Picung Cianjur. (Foto: Ikbal Slamet)
Cianjur -

Api melalap ilalang dan pepohonan di kawasan Gunung Picung, Kampung Irigasi, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Senin (10/8/2026) petang. Petugas gabungan berusaha memadamkan api.

Informasi yang dihimpun detikJabar, kobaran api mulai terlihat pada Senin petang sekitar pukul 17.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari jarak 500 meter, terlihat api dari bagian tengah Gunung Picung. Tidak lama api terus membesar dan merambat ke kaki dan puncak gunung," ujar Cep Hidayat (20), saksi, Senin (10/8/2026).

Menurut dia, sekitar pukul 18.00 WIB, mobil pemadam kebakaran sudah diterjunkan ke lokasi. Namun, petugas tidak dapat melakukan pemadaman karena aksesnya terkendala parit.

ADVERTISEMENT

"Jadi ada sekat antara jalan utama dan gunungnya. Jadi sulit dijangkau ke titik api," kata dia.

Senada, Jaja (48), warga setempat, mengatakan sejumlah warga sempat berupaya melakukan pemadaman. Namun, kondisi jalur menuju lokasi kebakaran sulit dilalui karena berada di atas bukit, sehingga belum ada penanganan sejak awal kejadian.

"Dari awal kejadian belum ada penanganan karena lokasinya sulit dijangkau, posisinya ada di atas bukit, susah dilalui. Tadi juga ada beberapa warga yang mencoba ke atas, namun tetap saja susah dilalui, jadinya kami hanya bisa menyaksikan saja dari bawah," katanya.

Menurut dia, penyebab kebakaran lahan tersebut diduga dipicu faktor manusia atau aktivitas pembakaran sampah di kawasan perbukitan tersebut.

"Kurang tahu pasti, tapi kemungkinan dugaan kuat ada faktor kesengajaan atau aktivitas pembakaran di kawasan itu," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan pihaknya sudah menerjunkan personel untuk membantu pemadam kebakaran.

"Anggota sudah di sana, bersama dengan Damkar untuk memadamkan api. Diupayakan menggunakan alat pemadam, jika tidak kami berusaha memadamkan secara manual dengan alat seadanya supaya kebakaran tidak meluas," pungkasnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads