Jumlah delapan orang ajudan Ferdy Sambo disorot. Komisaris Jenderal (Purn) Ito Sumardi heran karena pada zamannya, ajudan perwira tinggi hanya ada dua orang.
Hanya Putri Candrawathi yang betul perlakuan sadis apa yang dilakukan Brigadir J atau Yosua kepada dirinya di rumah Magelang, hingga suaminya bertindak.
Ganjilnya peristiwa Magelang. Putri diduga dilecehkan oleh Yosua, tapi ia nasihati Kuat Ma'ruf agar tidak ribut dengan ajudan sekaligus sopir pribadinya itu.
Usai insiden Magelang yang 'melukai harkat dan martabat keluarga' Sambo, Putri yang mengaku dilecehkan malah mencari dan mengajak Yosua berbincang 4 mata.