Lumpur Sidoarjo ternyata punya nilai ekonomis. Lumpur yang menyebur pada 29 Mei 2006 hingga kini itu pernah dimanfaatkan sebagai material genteng dan bata.
Video menggambarkan ulah curang penjual gula kelapa di Sukabumi viral di media sosial. Oknum perajin menambahkan batu bata merah dalam gula kelapa yang dibuat.
Setelah Sekolah Swasta Global Prima National School membongkar tembok di Gang Abadi, warga berharap akses mereka tak lagi dihalangi oleh mobil yang parkir.