Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Timur meningkat tajam, dengan 6.072 kasus terdeteksi di 30 kabupaten. Ratusan hewan ternak dilaporkan mati.
Kasus kematian ternak sapi akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali bertambah jadi 17 ekor. Sapi terjangkit juga bertambah, tersebar di 10 kecamatan.
Pasar hewan di Wonogiri ditutup hingga 9 Januari akibat lonjakan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). Penutupan ini untuk mencegah penularan lebih lanjut.
Peternak sapi di Bantul resah akibat maraknya PMK yang menyebabkan penurunan harga jual sapi. Mereka berupaya menjaga kesehatan ternak dengan perawatan khusus.
Dinas Pertanian Ponorogo tangani virus PMK pada sapi. Kematian ternak disebabkan cuaca ekstrem, bukan hanya PMK. Vaksinasi terus dilakukan untuk antisipasi.