Sejoli DN dan FR ditangkap di Mataram karena aborsi. Mereka diduga menggunakan obat dari AT, perantara yang juga ditangkap. Kasus masih dalam penyelidikan.
Presiden Prabowo meluncurkan Danantara dan menunjuk Rosan Roeslani sebagai kepala. Rosan memiliki kekayaan Rp 864 miliar dari properti dan aset lainnya.