Lahan seluas 2 hektare di Sydney sempat jadi incaran banyak pengembang. Keluarga Zammit selaku pemiliknya mengaku mendapat banyak telepon penawaran, tetapi semuanya ditolak.
Sebagai gambaran, lahan rumah keluarga Zammit berbentuk persegi panjang mirip dengan landasan pacu pesawat. Di tengah lahan tersebut terdapat sebuah rumah besar. Dari pagar hingga ke rumah terdapat jalan sepanjang 200 meter. Di belakangnya masih ada halaman dan satu bangunan lagi jauh lebih kecil, yang dipakai untuk gudang dan garasi. Selain itu, halamannya hanya berupa rumput hijau tanpa ada pohon atau tanaman apa pun.
Sebelum ada proyek pembangunan perumahan skala besar, sekeliling rumah itu hanya lahan kosong hijau. Setelah itu, lahan di sekelilingnya berubah jadi permukiman. Lahan keluarga Zammit terlihat kontras.
Hingga saat ini, tidak ada yang tahu alasan keluarga tersebut ogah melepas properti. Tetangga sekitar yang lahannya sudah dilepas mengatakan keluarga Zammit cukup tertutup dan pendiam. Mereka hanya terlihat merawat rumput di halaman. Meski begitu, mereka tidak masalah jika keluarga Zammit tetap bertahan di sana.
Lahan besar tersebut menjadi incaran karena lokasinya yang berada di tengah proyek dan bisa untuk membangun hingga 40 unit rumah. Pengembang sudah menawar dengan harga berbeda-beda. Ada yang menawar hingga 60 juta dolar Australia atau setara Rp 764 miliar (kurs Rp 12.736), tetapi tetap ditolak.
Dilansir Daily News, ternyata rumah tersebut sempat dipasarkan selama tujuh hari di bulan November 2015, seharga US$ 858.000-945.000 atau Rp 10,9-12 miliar. Pada Februari 2016, rumah tersebut kembali dijual dengan harga yang sama, tetapi sekali lagi ditarik dari pasaran setelah satu minggu.
Saat dimintai keterangan, salah satu anggota keluarga Zammit irit bicara. Dia hanya mengatakan bahwa saat ini lingkungan rumahnya sudah jauh berbeda dari pemandangan yang mereka lihat saat pertama kali pindah ke sana 16 tahun lalu. Dulu, sekelilingnya hanya hamparan tanah yang jumlah rumahnya sedikit dan terdiri dari pondok-pondok dari batu bata.
"Setiap rumah itu unik dan ada begitu banyak ruang. Tapi sekarang tidak lagi. Hanya saja, tidak sama," tutur Ibu Zammit, dikutip Selasa (27/10/2026).
Saat ini, lahan-lahan yang tadinya kosong telah disulap jadi perumahan modern yang terdiri dari hunian 2 lantai. Rumah-rumah tersebut dijual dengan harga sekitar US$ 1,5 juta atau Rp 27 miliar.
Isi Rumah Keluarga Zammit
Rumah seperti Kastil Windsor di tengah lahan tersebut luasnya sekitar 20 ribu meter persegi. Di dalamnya diperkirakan ada lebih dari 5 kamar tidur.
Fasadnya terlihat bergaya mediterania berwarna merah bata karena menonjolkan materialnya dan atap yang warnanya lebih gelap. Rumah tersebut terdiri dari 2 lantai. Meskipun di halamannya tidak ada pohon, tetapi ada taman kecil menempel di depan rumah.
Terlihat juga kandang kecil untuk dua anjing peliharaan mereka. Meskipun lahannya luas, properti tersebut tidak memiliki fasilitas mewah seperti kolam renang atau lapangan tenis.
Halaman rumputnya yang luas juga tertata rapi. Kabarnya butuh waktu sekitar dua setengah jam untuk dipotong. Biasanya yang melakukan adalah putra bungsu pasangan itu melakukannya. Dari jalanan di depan, rumah tersebut bisa terlihat jelas.
(aqi/das)