Bukan Rumah Tapak Juga Apartemen, Ini yang Diincar Pengembang RI di Australia

Bukan Rumah Tapak Juga Apartemen, Ini yang Diincar Pengembang RI di Australia

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Senin, 12 Okt 2026 14:45 WIB
Rumah yang dibangun Capital Value International Group (CVIG) di Roselands, Sydney, Australia.
Rumah yang dibangun Capital Value International Group (CVIG) di Roselands, Sydney, Australia. Foto: Capital Value International Group (CVIG)
Jakarta -

Ketersediaan lahan yang terbatas di sejumlah negara membuat rumah tapak tak lagi jadi fokus pembangunan para pengembang properti. Apa jurus pengembang?

Salah satu pengembang perumahan di Australia yang dimotori orang Indonesia, Capital Value International Group (CVIG), membuat hunian dengan desain dan positioning hunian townhouse generasi baru. Townhouse ini menawarkan ruang, privasi, kenyamanan, dan kualitas bangunan layaknya rumah tapak.

Dalam konteks pasar perumahan Australia, tren ini dikenal sebagai missing middle housing, yakni kategori hunian yang mengisi kesenjangan antara rumah tapak konvensional dan apartemen high rise. Jenis hunian seperti townhouse menawarkan alternatif untuk memperluas pilihan perumahan dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan, tanpa sepenuhnya meninggalkan karakter hunian yang lebih private.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melihat ada perubahan yang cukup fundamental dalam cara pasar memandang properti landed. Dulu, ukuran lahan sering menjadi indikator utama kemewahan. Namun ketika lahan semakin terbatas dan harga terus meningkat, definisi tersebut mulai bergeser. Pembeli tidak hanya mencari berapa luas tanah yang mereka miliki, tetapi apa yang bisa mereka dapatkan dari properti tersebut-berapa besar ruang yang tersedia, seberapa privat lingkungan tempat mereka tinggal, seberapa baik aksesnya, seberapa efisien bangunannya, dan bagaimana kualitas aset tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang," ujar CEO Capital Value International Group (CVIG), Chandra Leonardi, dalam keterangannya, dikutip detikcom pada Senin (12/10/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan bahwa konsep luxury living di Sydney mulai bergerak dari sekadar ukuran menuju kualitas pengalaman tinggal secara keseluruhan.

"Ini bukan hanya tentang semakin sedikitnya lahan, tetapi tentang bagaimana pasar beradaptasi terhadap kelangkaan tersebut. Kami melihat konsumen semakin rasional dalam menentukan apa yang mereka anggap sebagai premium. Mereka tetap menginginkan ruang dan privasi, tetapi pada saat yang sama semakin memperhatikan lokasi, kualitas konstruksi, efisiensi energi, biaya operasional, dan potensi nilai properti dalam jangka panjang," jelas Chandra.

Perubahan tersebut juga mendorong munculnya kategori hunian yang berada di antara rumah tapak konvensional dan apartemen.

"Kami percaya, masa depan landed living di Sydney bukan berarti semua orang harus memiliki rumah dengan lahan yang sangat besar. Esensinya adalah mempertahankan pengalaman tinggal yang berkualitas-ruang yang cukup, privasi, rasa memiliki, akses yang baik, dan lingkungan yang nyaman-dengan cara yang lebih efisien terhadap lahan. Di situlah kami melihat evolusi townhouse dan hunian suburban premium akan memainkan peran yang semakin penting," kata Chandra.

Setiap unit memiliki strata area sekitar 240-340 meter persegi yang cocok untuk keluarga modern. Highgrove berada di area cul-de-sac, atau jalan buntu, yang memiliki intensitas lalu lintas lebih rendah dibandingkan jalan utama. Proyek ini mengintegrasikan Energy Efficiency Rating 7-Star, dengan sejumlah elemen desain yang mendukung efisiensi energi dan kenyamanan penghuni. Pendekatan tersebut antara lain diwujudkan melalui desain pasif, pemanfaatan pencahayaan alami, skylight, penggunaan lampu hemat energi, serta sistem pemanas dengan efisiensi tinggi.

Highgrove juga mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan melalui On-Site Detention (OSD) Tank yang ditempatkan di bawah area driveway. Sistem tersebut dirancang untuk membantu mengendalikan limpasan air hujan dari area kompleks dan menjadi bagian dari pendekatan pengelolaan lingkungan di tingkat proyek.



(aqi/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads