Roti pisang adalah salah satu cemilan tradisional khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang sangat mudah ditemukan di pasar maupun lapak wadai di pinggir jalan. Walaupun namanya roti, cemilan yang satu ini bentuk dan sajiannya tidak sama dengan roti pada umumnya.
Banjarmasin punya banyak jenis wadai atau kue basah yang jadi langganan untuk disantap saat sarapan. Di antara banyaknya jenis wadai itu, pisang jadi salah satu primadona bahan utama wadai-wadai Banjar.
Beberapa olahan pisang contohnya seperti untuk-untuk pisang, amparan tatak, kue lumpur pisang, lempeng, sanggar, dan roti pisang. Berbicara tentang roti pisang, wadai ini cenderung unik karena menggunakan pisang raja yang sudah sangat matang.
Pisang harus sudah matang supaya aroma yang dikeluarkan lebih tajam. Selain itu, pisang yang sudah matang ini juga menghasilkan rasa manis yang alami dan tekstur yang lembut. Ketika dipadukan dengan santan dan mentega, jadilah roti pisang yang gurih, legit, nyaman (enak) dan pastinya mengenyangkan.
Penasaran bagaimana cara membuatnya? Dikutip dari resep Perpustakaan Digital Budaya Indonesia dan resep Chef Rudy Choirudin, berikut bahan-bahan dan cara membuat roti pisang khas Banjar.
Bahan-bahan
Siapkan bahan berikut:
- 400 gram pisang raja matang
- 100 gram gula pasir
- 400 ml santan matang
- 2 butir telur, dikocok
- 250 gram tepung terigu serbaguna
- 1/2 sendok teh vanili bubuk
- 1/2 sendok teh garam
- 50 gram mentega yang dilelehkan
Cara Membuat Roti Pisang Banjar
- Haluskan pisang raja dengan gula pasir menggunakan garpu atau ulekan hingga lembut dan tercampur rata
- Masukkan tepung terigu, telur, vanili bubuk, garam, santan matang, serta mentega yang telah dilelehkan ke dalam adonan pisang. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata tanpa ada gumpalan
- Diamkan adonan selama kurang lebih 30 menit agar tepung mengembang dengan sempurna dan tekstur roti menjadi lebih lembut
- Panaskan cetakan roti pisang atau cetakan kue lumpur, lalu olesi permukaannya dengan sedikit minyak atau margarin
- Tuang adonan hingga sekitar tiga perempat tinggi cetakan, kemudian tutup dan masak menggunakan api kecil
- Masak hingga bagian bawah berwarna kecokelatan dan bagian atas mengering atau matang sempurna, cek sesekali supaya roti tidak gosong
- Angkat roti pisang dari cetakan, lalu dinginkan sebentar sebelum disajikan
- Supaya hasilnya semakin lezat, detikers harus gunakan pisang raja yang benar-benar matang, karena kandungan gulanya tinggi dan menghasilkan menghasilkan rasa manis alami juga aroma yang lebih harum. Santan segar lebih baik dipilih karena cita rasanya lebih gurih, tapi jika tidak ada maka boleh menggunakan santan instan.
Saat memanggang, gunakan api kecil supaya roti matang merata hingga ke bagian dalam dan mencegah bagian bawah cepat gosong. Jika sudah siap, sajikan roti pisang dan sandingkan bersama secangkir teh atau kopi hangat.
Untuk menambah kenikmatan, roti pisang banjar juga bisa ditambahkan topping sesuai selera detikers, misalnya keju, cokelat, atau susu kental manis. Kue berbentuk bulat-bulat kecil ini siap disantap sebagai cemilan pengganjal perut.
Nah, itu dia resep roti pisang khas Banjar yang bisa detikers coba buat sendiri. Bagaimana, tertarik membuatnya?
Simak Video "Menyusun Hidangan Tradisional Mahumbal dan Mamalan di Kalimantan Selatan"
(bai/bai)