Lutung merah merupakan salah satu primata khas Kalimantan yang memiliki penampilan unik. Satwa dengan bulu berwarna kemerahan ini menjadi bagian dari kekayaan fauna yang hidup di kawasan hutan Kalimantan.
Selain warna tubuhnya yang khas, lutung merah juga memiliki perilaku dan karakteristik unik. Lutung merah (Presbytis rubicunda), tinggal di dalam hutan namun dapat bertahan di kawasan perkebunan dan keluar dari hutan untuk mencari makanan, terutama daun muda dan biji-bijian. Lalu, bagaimana nasibnya kini?
Mengenal Lutung Merah
Sebelum mengenal lebih dalam tentang satwa endemik Kalimantan ini, perlu diketahui bahwa hewan primata di Indonesia ada sekitar 35 jenis (21 jenis endemik, mewakili 9 marga dan 5 famili) dari total 275 jenis primata di dunia. Primata hidup terbatas di Kepulauan Sunda Besar dan sebagian besar di Kalimantan (13 jenis).
Dijelaskan Jatna Supriatna dalam buku berjudul Melestarikan Alam Indonesia, perpisahan Kepulauan Sunda Besar dengan benua Asia sekitar 10.000 tahun lalu ternyata menghasilkan spesiasi dengan berbagai jenis primata baru. Di Kalimantan, salah satunya ada lutung merah, ada pula lutung banggat (Presbytis hosei), lutung dahi putih (Presbytis frontata), kalawat (Hylobates muelleri), dan bekantan (Nasalis larvatus).
Dikutip dari media sosial Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, lutung merah dikenal merupakan primata endemik Kalimantan terutama banyak dikenal dari hutan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Oleh masyarakat Dayak di pedalaman, hewan ini dikenal dengan sebutan kelasi.
Dalam buku Mengenal Hewan & Tumbuhan Asli Indonesia oleh MB Kurniawan dan Bayu Pratama, disebut tubuh lutung merah sesuai namanya yakni berbulu merah jingga cerah. Bulu lutung merah selalu terlihat acak-acakan. Ekornya panjang, sementara bagian wajahnya berbulu putih dan kulit muka hitam abu kebiruan.
Berbeda dengan individu dewasa, anak lutung merah umumnya memiliki bulu berwarna putih atau keputih-putihan, dengan bercak hitam di bagian bawah punggung yang melintang hingga bahu.
Panjang tubuh pada jantan dewasa sekitar 80 cm dengan berat 8-15 kg. Lutung merah lebih sering berada di pucuk-pucuk pohon tinggi untuk mencari makanan. Sepanjang hari, lutung merah biasanya beraktivitas dan aktif di siang hari atau satwa diurnal.
Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "
(aau/bai)