Regional

Imam Masjid Dikeroyok Usai Jitak Bocah Main Mikrofon, Begini Kronologinya

Ahmad Al Qadri - detikKalimantan
Minggu, 03 Mei 2026 17:32 WIB
Foto: Imam masjid di Palopo dikeroyok usai menegur bocah main mikrofon. (dok. Istimewa)
Balikpapan -

Imam masjid di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahmad (62) dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal (OTK) selepas salat Asar. Pengeroyokan diduga terjadi setelah korban menegur bocah yang bermain mikrofon masjid.

Pengeroyokan terjadi di Masjid As Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 15.50 Wita. Kejadian bermula Ketika korban mendapati sekelompok bocah bermain di masjid.

"Anak main-main di masjid pas mau salat Asar, terus belum masuk waktu salat dia main-mainkan mik, dia pakai pengeras suara, dia azan main-main," kata anak korban, Harun kepada detikSulsel, Minggu (3/5/2026).

Menurut Harun, anak-anak tersebut memang sudah sangat sering bermain di masjid. Mereka beberapa kali mendapat teguran karena perbuatannya sempat merusak fasilitas masjid.

"Sudah berapa kali ditegur itu anak-anak karena rusak fasilitas masjid, kaca masjid dia lempar-lempar, kan anak-anak, dia main-main depan masjid kena itu kaca," tambahnya.

"Puncaknya itu karena sering ditegur sama ayahku, akhirnya datang ayah ke masjid marah karena berulang kali kejadian, makanya ada bentuk teguran spontannya ayahku, dia jitak kepalanya ini anak satu-satu," bebernya.

Ia menegaskan perbuatan ayahnya sebagai bentuk pembinaan dan tidak ada maksud untuk menyakiti anak-anak. Bocah itu lalu pulang ke rumah mengadu ke keluarganya.

"Dia mengadu ke mamanya tidak terima, dia panggilkah orang atau bagaimana datanglah dia ke rumah untuk konfirmasi menanyakan kenapa anaknya dipukul," ucapnya.

Tak berselang lama, salah satu ibu dari anak tersebut datang ke rumah imam masjid bersama tiga orang lelaki. Namun karena tak menemukan korban, mereka memilih menunggunya di depan masjid.

"Situasi saat itu salat asar orang, ayah di masjid imam. Pasnya keluar ayahku dari masjid, hampir mi sampai depan rumah seperti di CCTV, di situ mi ada palang ayahku," ujar Harun.

Harun menyebut seorang ibu dari anak yang ditegur sebelumnya langsung menunjuk-menunjuk ayahnya yang baru keluar masjid. Imam masjid itu kemudian dikeroyok sejumlah orang.

"Tiba-tiba ada datang dari belakang memukul, na bilang tetangga yang lihat, dipukul pakai batu bata sama itu orang yang jalan dari belakang," ucapnya.

Pengeroyokan itu mengakibatkan korban dilarikan ke rumah sakit. Kasus itu juga langsung dilaporkan ke aparat kepolisian untuk diusut tuntas.

"Lukanya ada di pelipis, padahal baru-baru sudah operasi November (2025) lalu matanya robek lagi. Sama luka benjol di dahinya juga, sama ada benjol," paparnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki mengatakan, kasus ini ditangani Polsek Wara. Sebanyak 4 saksi sudah diperiksa menyusul terduga pelaku yang akan dimintai keterangan pekan depan.

"Namun masih menunggu hasil visum dari dokter untuk dinaikkan proses sidik kemudian yang diduga pelaku sudah dipanggil ke kantor Polsek Wara," imbuh Marsuki.

Baca selengkapnya di sini.



Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"

(sun/bai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork