4 Warga Diduga Curi Sawit dan Ditembak, DAD Kotim Bentuk Tim Investigasi

Ayuningtias Puji Lestari - detikKalimantan
Rabu, 24 Des 2025 07:00 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan
Kotawaringin Timur -

Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah membentuk tim investigasi, dan akan menjalankan sanksi adat atas peristiwa dugaan penembakan warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang di areal persawitan, pada Senin (22/12).

Ketua Harian DAD Kotim, Gahara Ramadhan menjelaskan tim investigasi diberi nama Pandawa Lima. Investigasi tersebut dibentuk usai pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Kenyala.

"Jadi kita sudah dapat laporan dari Kepala Desa Kenyala terkait 4 warganya yang ditembak oknum aparat," ujarnya kepada detikKalimantan, Selasa (23/12/2025).

Gahara juga mengkonfirmasi kronologi peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Senin (22/12) sekitar pukul 16.00 WIB.

Waktu itu, empat warga Desa Kenyala diduga melakukan pencurian buah sawit di areal perusahaan kebun sawit. Petugas yang sedang berjaga di wilayah itu kemudian menghampiri mereka, namun mereka berusaha melakukan perlawanan dan melarikan diri. Menurutnya, dugaan penembakan terjadi di wilayah perusahaan sawit lainnya.

"Mereka, 4 warga itu diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit. Kemudian mereka dikejar lari, terus tertangkap atau dihadang oleh oknum anggota. Jadi di tempat kebun yang berbeda. Disitulah terjadi penembakan," jelas Gahara.

Atas laporan peristiwa tersebut, pihaknya akan melakukan pencarian fakta melalui tim Pandawa Lima. Mulai Rabu (24/12), tim akan turun ke lapangan.

"Kita akan investigasi dan sudah membentuk tim pencari fakta. Besok kita sudah ke lapangan mencari informasi-informasi yang kita terima apakah benar adanya," tegasnya.



Simak Video "Kronologi Anggota DPRD Tembak Kepala Warga di Lampung"


(sun/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork