Dewan Adat Dayak Kotawaringin Timur (DAD Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan hasil investigasi oleh tim Pandawa Lima terkait peristiwa dugaan penembakan dan pencurian buah sawit di Desa Kenyala, Kotim pada Senin (22/12/2025) lalu.
Ketua Harian DAD Kotim, Gahara Ramadhan, membenarkan terjadinya peristiwa penembakan oleh oknum aparat keamanan di areal perusahaan perkebunan sawit. Dari hasil fakta di lapangan dan berdasarkan keterangan korban penembakan, peluru yang digunakan merupakan peluru karet.
"Bahwa betul pada tanggal 22 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WIB sore telah terjadi penembakan terhadap 4 orang warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, di Kotim oleh oknum aparat keamanan. Korban penembakan diduga melakukan pencurian buah sawit di areal PT KKP 3 Wilmar Group," ujarnya kepada detikKalimantan, Jumat (02/01/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai keterangan korban dan fakta keadaan bekas luka tembak di tubuh korban, peluru yang digunakan adalah peluru karet," tegas Gahara.
Adapun korban penembakan berjumlah 4 orang, yakni Ilek Sius, Joni, Aep Mikdar, dan Feri. Mereka diduga melakukan pencurian buah sawit bersama 8 orang lainnya menggunakan mobil pick up. Jumlah buah sawit yang diambil ditaksir hingga 2 kwintal.
"Pada saat terjadi kejar-kejaran semua buah tersebut dibuang ke jalan dengan alasan untuk menghambat kendaraan pihak keamanan PT KKP 3 Wilmar Group yang mengejar. Sehingga barang bukti buah sawit tersebut sudah tidak berada di mobil pick up terduga pelaku pencurian," ujar Gahara.
Gahara juga meminta agar proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada bagian Propram Polda Kalteng. "Terkait penanganan proses hukum pelaku penembakan agar diserahkan sepenuhnya kepada pihak Propam Polda Kalteng," pungkas Gahara.
Berikut rangkuman hasil investigasi Tim Pandawa Lima.
1. Benar terjadi peristiwa penembakan pada Senin (22/12/2025) di Desa Kenyala, Kotim oleh oknum aparat keamanan PT KKP 3 Wilmar Group
2. Peluru yang digunakan merupakan peluru karet
3. Empat warga Desa Kenyala yang menjadi korban penembakan diantaranya :
* Ilek Sius warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang tertembak di bagian lengan kanan
* Joni warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang tertembak di bagian kaki
* Feri Desa Kenyala, Kecamatan Telawang tertembak di bawah ketiak bagian kanan
* Aep Mikdar Warga Tasik Malaya Provinsi Jawa Barat tertembak di bagian siku
4. Lokasi penembakan di areal HGU PT MAS (Estate Bakung Mas)
5. Korban penembakan diduga melakukan pencurian buah sawit di areal HGU PT KKP 3 Wilmar Group
6. Berdasarkan keterangan korban penembakan, korban bersama 8 orang lainnya menaiki mobil pick up. 3 orang di depan, 9 lainnya di belakang sehingga berjumlah 12 orang.
7. Jumlah buah sawit yang diambil oleh terduga pelaku kurang lebih 40 tandan atau sekitar 2 kwintal
8. Saat ditemukan, barang bukti buah sawit sudah tidak berada didalam pick up, dikarenakan saat terjadi kejar-kejaran antara aparat keamanan dan terduga pelaku, buah sawit dibuang ke jalan dengan alasan menghambat kendaraan yang mengejar terduga pelaku.
9. Korban penembakan atas nama Feri sempat berobat ke Rumah Sakit Dr. Murjani Sampit menggunakan biaya pribadi.
10. Tiga Korban penembakan lainnya, Joni, Aep Mikdar, Ilek Sius berobat ke Puskesmas Tangar juga menggunakan biaya pribadi.
Simak Video "Video Penembakan Brutal di Sekolah Turki, 16 Orang Luka"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
