Matahari baru saja naik di ufuk timur ketika warga mulai berdatangan ke kawasan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (1/8/2026). Anak-anak, orang tua hingga tokoh masyarakat berkumpul di halaman perbatasan Indonesia-Malaysia.
Mereka bukan sedang menunggu pejabat atau hiburan. Yang mereka nantikan hanya selembar kain berwarna merah dan putih.
Bendera itu, bagi warga Temajuk, bukan sekadar simbol negara. Ia menjadi penanda bahwa mereka yang tinggal di ujung utara Kalimantan tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Indonesia.
Begitu tim Ekspedisi Merah Putih tiba membawa 1.000 Bendera Merah Putih, suasana berubah riuh. Warga bertepuk tangan, berebut mendekat, lalu membawa pulang bendera yang akan dipasang di rumah masing-masing sepanjang bulan kemerdekaan.
Ketua Rumah Jurnalis, Achmad Mundzirin, mengaku tak menyangka sambutan masyarakat begitu besar.
"Awalnya kami hanya berencana menyerahkan 1.000 bendera dan memasang sebagian di kawasan perbatasan. Tapi ternyata antusiasme masyarakat luar biasa. Kami datang tidak membawa apa-apa selain bendera dan sejuta harapan agar kedaulatan NKRI tetap terjaga," ujarnya.
Bangga Tinggal di Perbatasan Indonesia
Di tengah keramaian, seorang warga, Hesti berdiri sambil memegang bendera Merah Putih yang baru diterimanya. Baginya, melihat ratusan bahkan ribuan bendera berkibar di kampung halaman menghadirkan rasa bangga yang sulit diungkapkan.
"Bagi kami masyarakat yang tinggal di perbatasan, kegiatan ini sangat berkesan. Senang dan bangga sekali bisa melihat semangat kebersamaan dan bendera Merah Putih berkibar di perbatasan kita," katanya.
Hesti berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti tahun ini saja. Ia ingin setiap Agustus, semangat yang sama kembali hadir di Temajuk agar generasi muda di perbatasan terus mengingat bahwa mereka adalah garda terdepan Indonesia.
Di Temajuk, nasionalisme ternyata tak selalu diwujudkan lewat upacara megah atau pidato panjang. Kadang, ia cukup hadir melalui selembar bendera yang berkibar di depan rumah-rumah warga, menjadi penanda bahwa di ujung negeri, Merah Putih tetap dijaga dengan penuh kebanggaan.
Simak Video "Video Polda Riau Gandeng 81 Mahasiswa-Ojol di Misi Ekspedisi Merah Putih"
(bai/bai)