Kalimantan Tengah

151,7 Hektare Lahan di Kotim Ludes Terbakar, Titik Api Masih Muncul

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 15 Jul 2026 13:59 WIB
Foto: Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (dok BPBD Kotim)
Kotawaringin Timur -

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus meningkat. Sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026, sedikitnya 151,7 hektare lahan telah hangus dilalap api, sementara titik-titik kebakaran baru masih terus bermunculan.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan hingga 14 Juli 2026, tercatat 372 titik panas (hotspot) yang memicu 72 kejadian karhutla. Dari jumlah tersebut, 64 kejadian berhasil ditangani oleh tim gabungan.

"Luas lahan yang terbakar mencapai 151,7 hektare. Wilayah tengah menjadi daerah paling terdampak dengan 77,93 hektare atau sekitar 51,37 persen dari total area terbakar. Sementara wilayah selatan menyumbang 72,33 hektare atau 47,68 persen, sedangkan wilayah utara hanya 1,45 hektare atau sekitar 0,96 persen," kata Multazam, Rabu (15/7/2026).

Wilayah tengah meliputi Kecamatan Parenggean, Kota Besi, Cempaga Hulu, Cempaga, Telawang, Seranau, dan Baamang. Adapun wilayah selatan mencakup Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, hingga Pulau Hanaut.

"Menariknya, Kecamatan Antang Kalang di wilayah utara mencatat akumulasi hotspot tertinggi, yakni mencapai 70 titik panas. Namun, hingga kini hampir tidak ditemukan kebakaran lahan di kawasan tersebut. Satu-satunya kejadian yang tercatat di wilayah utara berada di Kecamatan Mentaya Hulu dengan luas sekitar 1,45 hektare," ujarnya.

Dia mengungkap peristiwa karhutla terbaru terjadi pada Selasa (14/7) sore. Petugas kembali berjibaku memadamkan lima titik kebakaran baru.

Sebagian besar berhasil dikendalikan, namun dua lokasi di kawasan Begendang, Desa Ramban, dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan masih menunggu perkembangan karena kondisi di lapangan belum sepenuhnya terpantau.

"Kami berhasil memadamkan lima titik kebakaran baru, kecuali di Begendang Desa Ramban dan Mentaya Hilir Selatan yang sampai saat ini masih menunggu informasi perkembangan," ujar dia.




(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork