Puasa Nabi Daud: Niat, Cara dan Keutamaannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Kamis, 09 Apr 2026 21:55 WIB
Ilustrasi Puasa Daud/Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash
Balikpapan -

Dalam rukun Islam, puasa di bulan Ramadan merupakan rukun Islam keempat. Artinya, puasa punya kedudukan yang istimewa dalam Islam.

Tidak hanya puasa wajib di bulan Ramadan, Rasulullah SAW juga menganjurkan berbagai puasa sunah yang penuh keutamaan. Salah satu yang paling istimewa adalah Puasa Nabi Daud.

Puasa Daud dinamakan demikian karena merupakan amalan yang rutin dilakukan oleh Nabi Daud AS. Pola puasanya cukup unik, yaitu dilakukan secara selang-seling, satu hari berpuasa dan satu hari berbuka atau tidak berpuasa.

Amalan ini disebut sebagai puasa terbaik berdasarkan hadis shahih dari Rasulullah SAW:

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ، وَأَحَبُّ الصَّلَاةِ إِلَى اللَّهِ صَلَاةُ دَاوُدَ، كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ، وَيَقُومُ ثُلُثَهُ، وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

Artinya: Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud, dan salat yang paling dicintai Allah adalah salat Daud. Ia tidur setengah malam, bangun sepertiganya, lalu tidur kembali seperenamnya. Dan ia berpuasa satu hari serta berbuka satu hari," (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan Puasa Daud dibandingkan puasa sunah lainnya. Lalu, bagaimana sebenarnya niat, tata cara, hingga keutamaan Puasa Daud? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Niat Puasa Daud dan Artinya

Setiap ibadah harus diawali dengan niat yang tulus karena Allah SWT, begitu juga dengan Puasa Daud. Berikut bacaan niat Puasa Daud:

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma dāwuda sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku niat puasa Daud besok hari, sunnah karena Allah Ta'ala.

Niat ini bisa dibaca pada malam hari sebelum tidur atau sebelum waktu fajar.




(sun/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork