Kekuatan PSIM Jogja jelang menjamu PSM Makassar besok bertambah. Gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki, dipastikan bisa memperkuat Laskar Mataram setelah menuntaskan hukuman dua laganya.
Adrian antusias menyambut laga yang bakal dihelat di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (16/10) sore. Ia mengaku tidak sabar bisa memberi kontribusi bagi tim.
"Cukup sulit hanya menonton pertandingan di pinggir lapangan tanpa berkontribusi, jadi saya senang bisa kembali dan saya berharap kami bisa memberikan performa yang terbaik di hari Jumat," ujarnya dikutip dari situs resmi klub, Kamis (15/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Adrian diganjar kartu merah saat PSIM bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Minggu (13/9). Pada menit 50, gelandang bertahan berusia 29 tahun itu dinilai melanggar Toni Firmansyah.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 012/SL/SK/KD-PSSI/IX/2026 yang diterbitkan pada 15 September 2026, Purzycki dijatuhi tambahan sanksi berupa larangan bermain sebanyak satu pertandingan serta denda sebesar Rp10.000.000. Sebelumnya, pemain asal Polandia ini telah mendapat sanksi sesuai dengan Regulasi Kompetisi Super League 2026/2027 Pasal 55 ayat 5 dan 9. Aturan tersebut mengatur hukuman otomatis untuk kartu merah langsung berupa larangan bermain pada satu pertandingan selanjutnya serta denda Rp15.000.000.
Pemain yang pernah menghabiskan karier junior bersama Wigan Athletic itu mengaku menjaga kebugarannya selama menepi akibat sanksi.
Saya bisa berlatih lebih banyak dengan intensitas yang lebih tinggi, tentu ketika saya tidak bisa bermain saya harus mengimbangi pemain yang bermain dengan cara lain," tutur Adrian.
"Saat ini saya merasa baik dan siap untuk memberikan performa yang baik agar kami mendapat tiga poin," tambahnya.
Sementara itu, dalam konferensi pers usai menjamu Persija Jakarta, Sabtu (10/10), Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menyebut sanksi yang diberikan kepada Adrian Purzycki berlebihan.
"Menurut pendapat saya, larangan bermain dalam dua laga cukup berlebihan mengingat insiden tersebut bukan pelanggaran keras, melainkan murni kecelakaan di lapangan," paparnya.
Namun, Van Gastel mengaku menerimanya. Sekarang, dengan kembalinya Adrian saat menjamu Pasukan Ramang, julukan PSM Makassar, dia mempunyai banyak pilihan meracik komposisi pemain.
"Kendati demikian, konsekuensinya ia harus absen selama dua laga. Pekan depan (16/10) ia sudah dapat diturunkan kembali, jadi kami akan melihat skema susunan pemain terbaik untuk memulai pertandingan," ungkapnya.
