Laga Kontra PSIM di SSA Bantul Tanpa Penonton, Suporter PSM Balik Makassar

Laga Kontra PSIM di SSA Bantul Tanpa Penonton, Suporter PSM Balik Makassar

Ardiansyah - detikJogja
Selasa, 13 Okt 2026 18:11 WIB
PSM Makassar menambah tiga poin saat tandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam laga Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung.
Foto: Laga PSIM Jogja versus PSM Makassar di Stadion Sultan Agung Bantul musim 2025/2026. (Dok. PSM Makassar)
Jogja -

Laga antara PSIM Jogja versus PSM Makassar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dipastikan tanpa penonton. Suporter PSM yang sempat berangkat disebut akan kembali pulang.

Menlu Red Gank, Muhammad Al Fajri, mengatakan pihaknya menghormati keputusan panitia yang sejatinya sudah mengusahakan izin penonton.

"Iye teman-teman juga sudah mulai balik ke Makassar hari ini, ya kita mengikut dengan tuan rumah. Mereka sudah berusaha agar pertandingan bisa digelar dengan penonton, tapi Pemkab tidak memberikan izin itu," ujar Fajri, dilansir detikSulsel Senin (12/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, keputusan tanpa penonton tertuang dalam surat resmi PT PSIM Jaya Jogjakarta bernomor 109/PSIM-MOC/IX/2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Surat yang ditandatangani Match Organizing Chairman Ermantino Handokomulyo itu ditujukan langsung kepada wadah suporter PSM Makassar.

ADVERTISEMENT

Panitia pelaksana mengimbau seluruh pendukung Pasukan Ramang untuk tidak datang langsung ke area stadion demi menjaga keamanan. Langkah ini diambil guna memastikan jalannya laga tetap kondusif sesuai regulasi yang ditetapkan.

"Kami selaku Match Organizing Committee PSIM Yogyakarta meminta kepada suporter tim PSM Makassar untuk tidak hadir dalam pertandingan tersebut dilaksanakan dengan status tanpa penonton," bunyi keterangan tertulis dalam surat yang dilihat detikSulsel.

Alasan PSIM Gelar Laga Tanpa Penonton

Ketua Panpel PSIM, Ermantino Handokomulyo, membeberkan alasan laga tersebut dihelat tanpa penonton. Pasalnya, jadwal laga bertepatan dengan persiapan agenda nasional di kawasan SSA, yakni Silaturahim Nasional (SILANAS) III Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh 2026 yang akan terselenggara pada Minggu (18/10).

Ermantino menuturkan, Pemerintah Kabupaten Kabupaten (Pemkab) Bantul mengizinkan penggunaan SSA. Namun, ada syarat bahwa dilakukan pembatasan massa guna menjamin kelancaran acara SILANAS III.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Bantul dan pihak kepolisian yang mengizinkan laga kandang ini tetap digelar di SSA. Namun, agar tidak mengganggu persiapan serta pemeliharaan fasilitas SILANAS III, kami sepakat pertandingan harus steril dari penonton. Kami sangat menghormati keputusan tersebut dan berkomitmen penuh menjaga ketertiban bersama," ungkap Ermantino, Senin (12/10), dikutip dari situs resmi klub.



(apu/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads