Suporter Padati Nobar PSS Vs PSIS di Lapangan Pemkab Sleman: Bismillah Promosi

Suporter Padati Nobar PSS Vs PSIS di Lapangan Pemkab Sleman: Bismillah Promosi

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 03 Mei 2026 16:04 WIB
Suasana nonton bareng PSS Sleman versus PSIS Semarang di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (3/5/2026).
Suasana nonton bareng PSS Sleman versus PSIS Semarang di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (3/5/2026). Foto: Jauh Hari Wawan/detikJogja
Sleman -

Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang sore ini. Ratusan suporter tampak memadati lokasi nobar di Lapangan Pemkab Sleman.

Pantauan detikJogja, Pemkab Sleman menyediakan satu layar berukuran besar di sisi barat lapangan menghadap ke timur. Tampak ratusan suporter sudah memadati lokasi nobar sejak sebelum pukul 15.00 WIB.

Mereka datang dengan mengenakan atribut PSS Sleman. Tua, muda, pria, dan wanita, serta ada juga yang bersama sanak keluarga semua ikut menyaksikan. Selain itu, ada juga yang membawa bendera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada laga pamungkas PSS vs PSIS ini, Laskar Sembada dituntut untuk meraih kemenangan demi memuluskan langkah menuju tangga promosi. Doa dari suporter pun deras mengalir demi tujuan itu.

ADVERTISEMENT

Salah satunya Agung (28), warga Prambanan. Ia sengaja datang nobar bersama teman-temannya karena tidak kebagian tiket.

"Ini ke sini karena tiket abis. Kemarin nggak dapat tiket," kata Agung saat ditemui di lokasi, Minggu (3/5/2026).

Ia datang dengan keyakinan Super Elang Jawa (Elja) bisa kembali ke kasta tertinggi liga Indonesia setelah musim lalu terdegradasi.

"Musim lalu degradasi, bismillah musim ini PSS Sleman bisa promosi. Kembali berlaga di kasta tertinggi," kata Agung.

Andai hari ini Laskar Sembada dipastikan promosi, Agung memiliki nazar untuk mencukur rambutnya.

"Nazarnya kalau PSS promosi, cukur rambut," tegasnya.

Suporter lainnya, Arjo, warga Godean, juga mau tidak mau harus rela mendoakan PSS dari luar stadion karena kehabisan tiket.

"Tiket sudah habis. Penginnya nonton di stadion, tapi di stadion juga sudah penuh karena kapasitas cuma 16 ribu, ada nobar alhamdulillah," kata Arjo.

Meski tak bisa mendukung langsung di stadion ia tetap mendoakan PSS agar bisa meraih kemenangan. Agar Super Elja bisa promosi ke Super League.

"Kalau harapannya harus juara liga, tentunya itu sebuah hadiah untuk besok ultah Sleman. Kalau nazar tidak ada, yang penting doa terbaik saja," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan rencana nobar ini merupakan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian. Langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung laga krusial tersebut.

"Kami sudah koordinasi dengan Kapolresta Sleman, insyaallah besok difasilitasi nonton bareng di Lapangan Pemda Sleman, bukan di Lapangan Denggung. Ini untuk mengakomodasi warga yang ingin menonton di stadion tapi tidak kebagian tiket," kata Harda kepada wartawan, Sabtu (2/5).

Ia menyebut pelaksanaan nobar saat ini tinggal menunggu izin resmi. Namun secara prinsip, kegiatan tersebut telah mendapat lampu hijau dari pihak terkait.

"Harapannya menjadi alternatif yang aman dan nyaman bagi suporter untuk tetap memberikan dukungan kepada PSS Sleman tanpa harus memaksakan diri masuk ke stadion," katanya.

Lebih lanjut, Harda menegaskan komitmennya dalam mendukung perjalanan PSS Sleman. Meski klub tersebut bukan bagian dari Pemkab Sleman, dukungan tetap diberikan karena berdampak pada kebanggaan dan perekonomian daerah.

"PSS harus fokus untuk lolos ke Liga 1. Kami optimistis bisa menang dan lolos langsung tanpa harus melalui play-off. Kami akan mengawal dan mendukung semaksimal mungkin," tegasnya.



(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads