Gustavo Tocantins menjadi sosok sentral di balik derasnya gol PSS Sleman pada Championship 2025/2026. Striker asal Brasil itu mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Super Elja.
Dari total 49 gol yang dikoleksi PSS musim ini, Gustavo menyumbang 20 gol. Tak hanya menjadi top skor tim, ia juga tampil sebagai penyumbang assist terbanyak dengan torehan 11 assist di skuad Super Elja.
Secara keseluruhan, Gustavo telah mengoleksi 36 gol dalam dua musim berseragam PSS. Catatan impresif itu membuatnya sejajar dengan legenda PSS, Marcelo Braga, sebagai pemegang rekor gol terbanyak sepanjang masa PSS dengan jumlah yang sama, 36 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Striker 30 tahun itu menyebut PSS bukan sekadar tempat bermain, melainkan bagian penting dalam perjalanan karier dan hidupnya.Tak heran, torehan 36 gol yang ia bukukan bersama Super Elja juga menjadi catatan gol terbanyak sepanjang kariernya.
"PSS Sleman memiliki arti yang sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya mengalami momen-momen penting dalam karier saya dan membangun hubungan yang kuat dengan klub serta para suporter," ujar Gustavo kepada detikJogja, Selasa (21/4/2026).
Tak hanya itu, Gustavo juga mencetak empat gol dalam satu pertandingan (quattrick) untuk pertama kalinya dalam kariernya. Momen ini terjadi saat PSS menjamu Persipal Palu pada 4 April lalu.
"Ya, itu adalah momen yang sangat spesial bagi saya. Mencetak empat gol dalam satu pertandingan bukanlah hal yang sering terjadi, jadi itu pasti akan menjadi kenangan yang selalu saya hargai," tuturnya.
Ia pun menganggap PSS sebagai bagian dalam sejarah hidupnya. Gustavo menilai PSS sudah menjadi bagian dari identitas dirinya dan berharap bisa membela PSS dalam waktu yang lama.
"PSS adalah bagian dari hidup dan sejarah saya, dan merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari tim hijau-putih (warna identitas PSS). Saya berharap bisa bertahan di sini untuk waktu yang lama," ucapnya.
(apl/alg)












































Komentar Terbanyak
Laga PSIM Vs Persija Sempat Diwacanakan Pindah ke Semarang, Tapi...
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung