Cedera engkel yang dialami winger PSIM Jogja, Anton Fase, membuatnya absen cukup lama membela Laskar Mataram. Kondisinya kian membaik dan diprediksi kembali turun ke lapangan dalam waktu dekat.
Diketahui, Anton dibekap cedera engkel sejak Oktober 2025. Ia harus menepi cukup lama akibat cedera yang ia dapatkan saat sesi latihan.
Dokter tim PSIM, Hansel, menjelaskan cedera retak tulang jempol kaki yang dialami Anton membutuhkan waktu pemulihan lebih lama dari perkiraan awal. Meski begitu, saat ini kondisinya terus membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemulihan cedera retak tulang Anton saat ini harapannya sudah berada di tahap akhir dan tinggal sedikit lagi untuk sembuh total. Sebelumnya, proses penyembuhan memang memakan waktu agak lama dan tidak secepat ekspektasi awal kami," ujar Hansel dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (7/4/2026).
Hansel mengungkapkan keterlambatan pemulihan terjadi karena sempat dilakukan mobilisasi saat kondisi mulai membaik. Namun, setelah berjalan sekitar satu pekan, rasa nyeri kembali muncul.
"Harusnya kalau ada retak itu memang dijaga dulu supaya tidak terlalu banyak gerak. Saat satu setengah bulan pascacedera, kami mencoba mulai melakukan mobilisasi dengan gerakan sederhana karena kondisinya sudah menunjukkan tanda membaik. Tapi ternyata setelah jalan seminggu, nyerinya kambuh lagi," jelasnya.
Saat ini, Hansel mengatakan Anton menjalani terapi dengan pengawasan ketat tim medis, terutama untuk menjaga massa otot tubuh bagian atas. Ia ditargetkan segera kembali ke lapangan.
"Harapannya, pada minggu depan Anton sudah bisa mulai turun lapangan. Ia akan memulai proses adaptasi dengan melakukan program latihan individu terlebih dahulu," katanya.
