Van Gastel Kecewa PSIM Banyak Peluang Tapi Kalah dari Dewa United

Van Gastel Kecewa PSIM Banyak Peluang Tapi Kalah dari Dewa United

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Jumat, 03 Apr 2026 22:37 WIB
Jumpa pers PSIM Jogja di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026).
Jumpa pers PSIM Jogja di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026). Foto: Dok. PSIM Jogja
Jogja -

PSIM Jogja harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor tipis 0-1. Laskar Mataram sebetulnya punya banyak peluang, namun gagal memanfaatkan menjadi gol.

Laga antara Dewa United vs PSIM dihelat di Banten International Stadium, Jumat (3/4) malam. Gol tuan rumah dicetak Alex Martins menit 62 lewat titik putih.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai laga berjalan ketat dan hasil akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menyebut timnya layak mendapatkan hasil yang lebih baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir pertandingan tadi tidak seimbang. Sangat ketat, dan akhirnya penalti menjadi pembeda. Tapi saya pikir kami layak mendapatkan hasil yang jauh lebih baik daripada kekalahan," ujar Van Gastel saat jumpa pers usai laga, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Van Gastel mengakui persoalan penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya sepanjang musim ini. Menurutnya, PSIM kerap membutuhkan banyak peluang untuk bisa mencetak satu gol.

"Kami punya masalah di sepertiga akhir. Kami tidak cukup tajam untuk mencetak gol. Kami butuh banyak peluang untuk mencetak satu gol, dan itu menguras energi. Tapi setidaknya kami menciptakan peluang," jelasnya.

Terkait penalti yang menjadi penentu kemenangan lawan, pelatih berpaspor Belanda itu enggan berkomentar lebih jauh.

"Saya tidak ingin berdebat soal keputusan wasit. Kalau tidak, setiap pertandingan kita akan membahas hal itu," tegasnya.

Meski kalah, Van Gastel tetap mengapresiasi mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para pemainnya. Namun, kali ini timnya gagal membalikkan keadaan.

"Kami selalu ingin punya karakter tidak menyerah. Musim ini kami sudah membuktikan bisa bangkit. Hari ini kami tidak mampu melakukannya, dan itu bagian dari permainan," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan pemain PSIM, Donny Warmerdam. Ia menilai timnya tampil lebih baik di babak pertama dengan sejumlah peluang emas, namun gagal dimaksimalkan.

"Di babak pertama kami punya peluang yang lebih baik, sementara mereka tidak benar-benar punya peluang bagus. Tapi akhirnya mereka mencetak gol dari penalti dan menang," kata Donny.




(spu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads