PSIM Jogja takluk dari Persebaya Surabaya dengan skor telak 0-3. Tiga gol dicetak oleh Gali Freitas menit 34, Jefferson Silva menit 73, dan Rachmat Irianto menit 83.
Laga PSIM Jogja vs Persebaya Surabaya dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1). Kick off pukul 15.30 WIB.
PSIM tampil tanpa sejumlah pilar andalannya. Seperti dua bek tengah asing andalannya Yusaku Yamadera yang dibekap cedera dan Franco Ramos yang dihukum kartu merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik di awal laga, namun kesalahan posisi dan risiko berlebih di babak kedua menjadi faktor kekalahan.
"Pertama-tama, menurut saya kami bermain cukup baik. Kami sudah menyadari bahwa PSIM hanya menunggu kami melakukan kesalahan," ujar Van Gastel saat jumpa pers usai laga, Minggj (24/1/2026).
"Terjadinya gol pertama disebabkan oleh posisi pemain yang kurang tepat; saya rasa Cahya harus maju, namun di saat yang sama Cahya tidak menyadari keberadaan pemain sayap PSIM. Meski begitu, kami tertinggal 0-1 pada saat turun minum," lanjutnya.
Van Gastel bilang, memasuki babak kedua, PSIM terpaksa bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Namun strategi tersebut justru memberi ruang bagi Persebaya untuk menciptakan lebih banyak peluang.
"Saat pertandingan berlanjut, tim harus mengambil lebih banyak risiko untuk mengejar gol, namun konsekuensinya permainan menjadi lebih terbuka. Hal ini memberikan lebih banyak peluang bagi lawan," lanjutnya.
Keputusan Van Gastel mengubah komposisi lini belakang di akhir laga juga diakuinya menjadi gambaran situasi PSIM di babak kedua.
"Keputusan saya untuk mengakhiri pertandingan dengan Rio dan Rakhmatsho sebagai bek tengah merangkum segalanya, dan saya rasa itulah gambaran seluruh kejadian di babak kedua," ungkapnya.
Sementara pemain PSIM, Andy Setyo, menyebut hasil ini cukup mengecewakan. Namun, ia berharap tim bisa bangkit untuk kembali meraih poin di laga selanjutnya.
"Ya, kalau dari saya tadi, bukan hasil yang kita harapkan. Dan ini cukup jadi pembelajaran buat kami untuk lebih baik ke depan," katanya.
(spu/alg)












































Komentar Terbanyak
Modus WNA Akali Izin Tinggal Diungkap: Ngaku Inves Rp 30 M, Saldo Rp 400 Ribu
Soal MBG Butuh 19 Ribu Ekor Sapi Per Hari, BGN: Hanya Pengandaian
Pemda DIY Akan Evaluasi Perizinan Daycare Buntut Kasus Little Aresha