Apakah Buah Kecapi Bisa Dimakan? Ini Rasa, Manfaat, Cara Makan, dan Asalnya

Apakah Buah Kecapi Bisa Dimakan? Ini Rasa, Manfaat, Cara Makan, dan Asalnya

Desi Rahmawati - detikJogja
Rabu, 21 Jan 2026 15:31 WIB
Buah kecapi
Buah kecapi. (Foto: Judgefloro/Wikimedia Commons/CC0)
Jogja -

Indonesia memiliki kekayaan buah-buahan yang unik, salah satunya adalah buah kecapi. Buah ini juga dikenal dengan nama buah sentul.

Dilansir laman Forest Research Institute Malaysia, buah kecapi memiliki kulit buah yang cukup tebal, keras, berwarna kuning keemasan dengan bulu halus. Daging buahnya bersegmen seperti buah manggis, bertekstur lembut, dan berwarna putih.

Buah kecapi dikenal juga sebagai buah yang kaya akan manfaat. Tidak heran jika buah ini menjadi bagian dalam kehidupan sebagian masyarakat. Lantas, apakah buah kecapi bisa dimakan? Jika iya, bagaimana cara makan buah kecapi? Yuk, simak jawabannya beserta uraian mengenai asal dan rasanya dalam artikel ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asal Buah Kecapi

Dikutip dari buku Hanya Ada di Indonesia: 1100+ Keajaiban dan Prestasi yang Mendunia oleh Puspa dan Icha, buah kecapi atau buah sentul ini diperkirakan berasal dari Indocina dan Semenanjung Malaya. Beberapa abad yang lalu, tumbuhan kecapi ini dibawa dan dimasukkan ke India, Indonesia, Mauritius, dan Filipina. Di Indonesia, tumbuhan ini memasuki wilayah Borneo dan Maluku.

Klasifikasi Buah Kecapi

Merujuk dari laman U.S. Department of Agriculture, buah kecapi yang berasal dari pohon kecapi ini memiliki klasifikasi berikut.

  • Kingdom: Plantae
  • Subkingdom: Tracheobionta
  • Superdivisi: Spermatophyta
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Subkelas: Rosidae
  • Ordo: Sapindales
  • Famili: Meliaceae Juss
  • Genus: Sandoricum Cav.
  • Spesies: Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr

Rasa Buah Kecapi

Buah kecapi memiliki daging putih di dalamnya yang sering dimiripkan dengan manggis. Dirujuk dari buku Seri Hidup Sehat: Kiat Hidup Sukses dan Berumur Panjang oleh Sulistyanto, buah kecapi memiliki cita rasa manis yang bercampur rasa asam. Untuk buah kecapi yang belum matang memiliki rasa asam. Buah kecapi juga memberikan sensasi segar karena mengandung banyak air.

Cara Makan Buah Kecapi

Buah kecapi dapat dimakan dengan berbagai cara. Dirujuk dari laman Puskesmas Meninting yang dikelola oleh Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat, berikut cara untuk memakan buah kecapi.

1. Dimakan Langsung

Buah kecapi dapat dimakan dengan cara mencucinya terlebih dahulu. Kemudian, kupas kulitnya menggunakan pisau atau lainnya. Setelah terkupas, kamu dapat memakan daging kecapi yang berwarna putih.

2. Mengolahnya menjadi Jus

Daging buah kecapi juga dapat dijadikan jus dengan mencampurkannya dengan sedikit gula atau madu.

3. Mencampurkan dalam Salad Buah

Sensasi segar dari kandungan air buah kecapi juga cocok dijadikan campuran salad buah bersama potongan buah lain.

4. Minuman Segar

Terakhir, buah kecapi juga dapat dimakan dengan cara mencampurkannya ke dalam minuman segar, seperti es buah.

Manfaat Buah Kecapi

Dikutip dari publikasi ilmiah berjudul Studi Sifat Fisik Biji Kecapi (Sandoricum koetjapi Burm. F. Merr) dan Penyimpanannya dalam Suhu Kamar oleh Popi dan Winda dalam Buletin Kebun Raya Indonesia Vol. 12, Nomor 2, daging buah kecapi mengandung B-karoten dan substansi bioaktif flavonoid sebagai antioksidan yang besar. Selain itu, buah kecapi juga kaya akan vitamin C.

Kandungan dalam buah kecapi ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti jantung koroner. Tidak hanya itu, buah kecapi masih memiliki manfaat lain yang baik bagi kesehatan. Dikutip dari laman Health Benefits Times, mengonsumsi buah kecapi mampu memberikan manfaat berikut.

1. Mengurangi Kolesterol Jahat (LDL)

Buah kecapi mengandung pektin sebagai serat larut. Pektin dan kolesterol baik (HDL) ini mampu mengikat kolesterol jahat (LDL) di usus, mencegah sistem peredaran darah menyerap lemak.

2. Mencegah Diaebetes

Buah kecapi juga dapat mencegah timbulnya penyakit diaebetes. Buah kecapi mengandung serat yang memiliki tingkat glikemik rendah. Melalui serat tersebut, pencernaan makanan menjadi lambat sehingga penyerapan gula ke dalam gula pun berkurang.

3. Mencegah Kanker

Seperti yang disebutkan sebelumnya, buah kecapi kaya akan antioksidan. Kandungan ini dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.

4. Mencegah Wasir

Kandungan vitamin C dalam buah kecapi bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan endotel di pembuluh darah. Hal ini dapat mencegah penyakit wasir dan mengontrol feses. Serat dari buah kecapi juga membantu feses tetap lunak.

5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Daging buah kecapi mengandung quercetin yang berperan sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan ini juga membantu mencegah dan mengobati kanker.

6. Mengobati Diare dan Sembelit

Serat dalam buah kecapi juga dapat membantu proses buang air besar. Serat ini akan menyerap kelebihan air dari feses agar tetap lunak sehingga proses buang air besar lebih mudah.

7. Menjaga Kesehatan Tulang

Dalam buah kecapi terkandung kalsium dan fosfor. Kandungan ini membantu menjaga kepadatan tulang sehingga terhindar dari osteoporosis.

8. Menjaga Kesehatan Gigi

Memakan dan mengunyah buah kecapi juga dipercaya dapat menjaga kesehatan gigi. Hal ini dikarenakan buah kecapi dapat merangsang kelenjar ludah untuk menghasilkan air liur lebih banyak. Akibatnya, karies gigi pun berkurang.

9. Mencegah Anemia

Buah kecapi juga kaya akan zat besi yang berperan dalam produksi sel darah merah. Dengan mengonsumsi buah kecapi, seseorang dapat terhindar dari kekurangan sel darah merah.

10. Menunda Proses Penuaan

Terakhir, buah kecapi dapat membantu menunda proses penuaan. Kandungan buah kecapi, seperti karoten, quercetin, dan vitamin C dapat menyembuhkan peradangan ringan yang menyebabkan kulit menjadi keriput.

Demikian uraian mengenai buah kecapi, mulai dari manfaat, asal, cara makan, dan rasanya. Apakah detikers tertarik untuk mencobanya?

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads