Biasa dikenal dengan sebutan jipang di Jawa, labu siam adalah sayuran menyegarkan berwarna hijau. Di balik rasanya yang cenderung manis-dingin, tersimpan sederet manfaat untuk kesehatan.
Labu siam biasa digunakan sebagai salah satu bahan di sayur lodeh atau sayur bening. Terkadang, jipang juga dijadikan campuran gudeg.
Menurut keterangan dari dokumen unggahan Universitas Semarang, labu siam adalah sayuran merakyat yang murah dan mudah didapat. Sifatnya yang fleksibel untuk berbagai jenis masakan membuatnya digandrungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara tradisional, labu siam sudah dimanfaatkan sebagai obat untuk berbagai macam masalah, seperti hipertensi. Sejatinya, apa saja manfaat labu siam bagi kesehatan tubuh? Cek pembahasannya di bawah ini, yuk!
Poin Utamanya:
- Labu siam rebus menyimpan banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar gula darah.
- Labu siam rebus terbukti dapat meningkatkan produksi ASI. Kandungan nutrisinya yang tinggi juga baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
- Selain rebus, labu siam bisa dikonsumsi dalam bentuk kukusan atau jus.
Manfaat Labu Siam Rebus untuk Kesehatan
1. Meningkatkan Produksi ASI
Bagi seorang ibu menyusui, produksi Air Susu Ibu (ASI) yang melimpah sangatlah penting. Beruntungnya, labu siam dapat membantu meningkatkan produksi ASI berkat kandungan polifenolnya.
Disadur dari Jurnal Kebidanan Malahayati berjudul 'Efektifitas Pemanfaatan Labu Siam (Sechium Edule) dengan Metode Rebus, Kukus dan Goreng Terhadap Peningkatan Produksi ASI' oleh Mustika Hana Harahap dkk, peningkatan produksi ASI dipicu hormon oksitosin. Nah, polifenol labu siam bisa meningkatkan hormon oksitosin sehingga menyebabkan produksi ASI lebih deras.
"Dari hasil analisa pengeluaran ASI dan dengan metode observasi baik pada ibu maupun bayi dapat dinyatakan bahwa pemberian labu siam secara rebus efektif dalam membantu peningkatan produksi ASI dengan nilai 79,20%," bunyi kesimpulan dalam tulisan ilmiah itu.
2. Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Manfaat lain mengonsumsi labu siam rebus adalah turunnya tekanan darah tinggi alias hipertensi. Hal ini dilaporkan Adelia Martadila dan Cusmarih dalam Malahayati Nursing Journal bertajuk 'Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium Edule) terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi di TPMB Diana Munzir Way Jepara Lampung Timur'.
Eksperimen terhadap responden menemukan hasil positif. 93,3 persen mengalami penurunan tekanan darah setelah mengonsumsi rebusan labu siam. Sisa 6,7%-nya juga turun, tetapi tidak signifikan. Efek ini dimungkinkan berkat kandungan kalium labu siam.
3. Merupakan Sumber Nutrisi yang Baik
Dilihat dari skripsi Eky Pirnanda dari UIN Raden Intan Lampung berjudul Pengaruh Penambahan Madu Terhadap Mutu Yoghurt Labu Siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.), dalam 100 gram labu siam, terkandung nutrisi berupa:
- Energi: 19 kcal
- Karbohidrat: 4,51 g
- Protein: 0,82 g
- Total lemak: 0,13 g
- Kolesterol: 0 mg
- Serat: 1,7 g
- Folat: 93 Β΅g
- Niacin: 0,470 mg
- Asam: 0,249 mg
- Pantothenic: 0,076 mg
- Pyridoxine: 0,029 mg
- Riboflavin: 0,025 mg
- Vitamin A: 7,7 mg
- Vitamin C: 0,12 mg
- Vitamin E: 4,1 mg
- Sodium: 2 mg
- Potassium: 125 mg
- Kalsium: 17 mg
- Zat besi: 0,34 mg
- Magnesium: 12 mg
- Zat mangan: 0,189 mg
- Fosfor: 18 mg
- Selenium: 0,2 Β΅g
- Zinc: 0,74 mg
Perlu dicatat, nutrisi di atas bersumber dari 100 gram labu siam mentah. Apabila sudah direbus, ada kemungkinan jumlahnya berbeda.
4. Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes
Era Widia Sary dan Rini Maulida dalam jurnal Global Health Science berjudul 'Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium edule) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin' menyebut manfaat labu siam rebus untuk menurunkan kadar gula darah.
Eksperimen dilakukan dengan memberi responden rebusan labu siam selama 7 hari. Hasilnya, dari rata-rata 156,8 mg/dl, kadar gula darah turun menjadi rata-rata 139,4 mg/dl.
Penyebab turunnya kadar gula darah adalah kinerja flavonoid labu siam. Senyawa ini menghambat kinerja enzim penting yang bertugas memecah karbohidrat. Dengan terganggunya enzim-enzim itu, pemecahan karbohidrat menjadi monosakarida turut terhambat. Hasilnya, kadar glukosa darah tidak naik.
5. Mengatasi Sembelit
Dilihat dari tulisan berjudul 'Pengaruh Penggunaan Labu Siam (Sechium edule) dengan Konsentrasi yang Berbeda terhadap Mutu Organoleptik dan Kadar Serat Kerupuk Ikan' oleh Sepni Asmira dan Putri Aulia Arza, labu siam memiliki kandungan serat yang cukup bagus. Tercatat, ada 1,7 gram serat per 100 gram labu siam.
Sebagaimana detikers ketahui, serat sangat penting bagi tubuh manusia. Jumlah serat yang cukup dapat mengatasi masalah sembelit yang merepotkan. Serat pangan juga mampu mengurangi risiko kanker akibat sistem pencernaan tidak sempurna.
6. Menyehatkan Kulit
Bukan hanya mengatasi masalah-masalah 'berat', labu siam pun dapat mempercantik penampilan dengan cara menyehatkan kulit. Berdasar informasi dari situs Everyday is Healthy, hal ini dimampukan berkat kandungan flavonoid labu siam yang bekerja melawan zat-zat perusak kulit.
Di samping itu, kandungan mineral labu siam yang tinggi membantu melembapkan kulit. Asupan mineral yang cukup memampukan kulit beregenerasi dengan normal sehingga senantiasa tampak sehat dan segar.
Cara Mengonsumsi Labu Siam
Dikutip dari buku Menu Sehat 30 Hari untuk Mencegah dan Mengatasi Diabetes Mellitus oleh Ayu Bulan Febry Kurnia, labu siam rebus dapat dikonsumsi dalam kondisi masih ada kulit. Cukup didihkan air, masukkan labu siam bersama garam, dan rebus. Setelah lunak, angkat, tiriskan, dan sajikan.
Selain direbus, labu siam juga baik dikonsumsi dalam bentuk kukus. Bahkan, untuk peningkatan produksi ASI, labu siam kukus jauh lebih efektif ketimbang versi rebusnya. Persentasenya adalah 91,20% berbanding 79,20%. Menarik, bukan?
Metode konsumsi labu siam lainnya adalah mengubah buah ini menjadi jus. Rian Tasalim dan Rainy dalam buku Pencegahan Hipertensi dengan Mengkonsumsi Buah, Sayur dan Bahan Herbal (Berdasarkan Evidence Based Practice) menyebut jus labu siam efektif menurunkan kadar kolesterol maupun tekanan darah.
Begini langkah membuat jus labu siam:
- Siapkan 1 buah labu siam berukuran sedang, kira-kira seberat 300 gram.
- Jus labu siam tanpa menggunakan air.
- Hasilnya adalah 100 cc sari labu siam.
- Minum dua kali dalam sehari pada pagi dan sore hari selama 7 hari berturut-turut.
Pertanyaannya, apa metode terbaik mengonsumsi labu siam? Berapa takarannya? detikers disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahuinya. Jangan lupa untuk sekaligus memaparkan kondisi kesehatan yang dimiliki.
Demikian pembahasan ringkas 6 manfaat labu siam rebus dan cara mengonsumsinya. Semoga bermanfaat!
(par/par)












































Komentar Terbanyak
Kenapa Presiden Venezuela Ditangkap Amerika? Ini Penjelasannya
Inara Rusli Ungkap Proses Damai dengan Insanul Fahmi: Bagaimanapun Suami Saya
Kala Bakul Sate di Kawasan Malioboro Ditertibkan Satpol PP