Sudah sepekan berlangsung perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Kedua belah pihak saling klaim sudah menyerang armada perang lawan.
Dikutip detikNews, kantor berita AFP melaporkan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut pasukannya berhasil menyerang kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall. Mereka menyebut kapal itu aset milik Amerika Serikat.
"Kapal tanker dengan nama dagang 'Louise P' berbendera Kepulauan Marshall, salah satu aset Amerika Serikat yang teroris, diserang oleh drone di tengah Teluk Persia," kata Garda Revolusi dalam situs web mereka, Sepah News.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian dilansir Aljazeera, klaim datang dari militer Israel yang menyebut ada 16 pesawat milik Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang berhasil dihancurkan. Psawat itu bertugas melaksanakan operasi di luar perbatasan Iran, selama serangan malam hari di Tehran.
Israel juga mengumumkan lewat pernyataan resmi yang enyebut mereka melakukan 'gelombang serangan besar-besaran' di ibu kota Iran, termasuk serangan terhadap Bandara Mehrabad.
Bandara tersebut digunakan oleh Pasukan Quds sebagai pusat untuk mentransfer senjata dan uang ke kelompok-kelompok bersenjata di seluruh Timur Tengah, termasuk Hezbollah di Lebanon. Klaim tersebut belum bisa diverifikasi dan hingga kini belum ada komentar dari otoritas Iran.
(alg/alg)

Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja