8 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya, Herbal Mujarab!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Sabtu, 29 Nov 2025 13:22 WIB
Jahe merah. (Foto: shutterstock)
Jogja -

Sesuai namanya, jahe merah memiliki rimpang berwarna merah hingga jingga muda. Aromanya tajam dengan rasa super pedas. Di balik karakteristik 'ganas' tersebut, jahe merah menyimpan banyak manfaat kesehatan.

Dilansir dokumen unggahan Digilib Unila, nama ilmiah jahe merah adalah Zingiber officinale Rosc Var Rubrum. Tanaman ini punya beragam nama lokal, seperti halia (Aceh), jahi (Lampung), jhai (Madura), dan cipakan (Bali).

Jahe merah dimanfaatkan sebagai bumbu masak atau pemberi aroma, persis saudaranya yang berwarna kuning kecokelatan. Keduanya pun sama-sama dikonsumsi untuk mendapatkan khasiatnya yang menyehatkan tubuh.

Memangnya, apa manfaat jahe merah? Melalui artikel ini, detikers akan diajak menyelami potensi manfaat jahe merah untuk kesehatan plus cara mengonsumsinya dengan benar. Baca sampai tuntas agar tidak salah informasi, ya, detikers!

Poin Utamanya:

  • Jahe merah yang punya beragam nama lokal memiliki manfaat ditinjau dari kacamata kesehatan.
  • Di antara manfaat jahe merah untuk kesehatan adalah mengurangi nyeri, menurunkan kadar asam urat, dan mencegah hipertensi.
  • Jahe merah biasa dikonsumsi dalam bentuk teh atau ekstrak. Konsultasikan dulu dengan dokter agar aman.

Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

1. Meningkatkan Kesuburan alias Fertilitas

Fahrauk Faramayuda dalam buku Tanaman Obat untuk Meningkatkan Fertilitas menyebut jahe merah dapat meningkatkan fertilitas. Hal ini dimungkinkan karena efek antiinflamasi dan antioksidannya yang membantu kesehatan alat reproduksi.

Selain menyehatkan alat reproduksi, jahe merah juga menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Penelitian membuktikan, rimpang satu ini dapat mengatur hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron. Keduanya diketahui berperan penting bagi siklus menstruasi dan ovulasi perempuan.

2. Mengurangi Nyeri

Nyeri akibat kristal asam urat yang ada di titik-titik persendian tubuh bisa diminimalisir dengan konsumsi jahe merah. Dikutip dari buku Penyakit Asam Urat Kandas Berkat Herbal oleh Ersi Herliana STP, senyawa jahe merah yang berperan adalah gingerol, gingerdione, dan zingeron.

Tidak terbatas asam urat, nyeri umum juga dapat diatasi jahe. Khasiat ini didukung penelitian tahun 2010 di Georgia. Berdasar studi itu, pemberian ekstrak jahe sebanyak 2 gram per hari selama 10 hari sukses menurunkan nyeri otot akibat latihan sebesar 25%.

3. Menurunkan Kadar Asam Urat

Tinjauan pustaka garapan Tri Lamtiur P berjudul 'Manfaat Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) terhadap Kadar Asam Urat' melaporkan khasiat jahe merah untuk mengurangi kadar asam urat. Yang berperan adalah volatile oil (minyak atsiri) dan non-volatile oil bernama oleoresin.

"Jahe merah memiliki volatile oil dan non-volatile oil yang dapat menurunkan kadar asam urat darah. Selain itu, jahe merah dapat meredakan nyeri oleh karena penghambatan pada jalur siklo oksigenase sehingga prostaglandin dapat dihambat," bunyi ringkasan studi itu.

4. Meredakan Batuk dan Sakit Tenggorokan

Diringkas dari laman resmi Kalurahan Putat, jahe merah kerap dikonsumsi saat sakit tenggorokan atau batuk. Alasannya, selain sensasi hangat, jahe merah memiliki kandungan flavonoid yang bersifat anti peradangan.

Petani jahe merah. (Foto: Istimewa/YDBA)

5. Mencegah Hipertensi

Menurut penjelasan dari laman Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, jahe merah sudah lama diyakini punya khasiat untuk mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penelitian membuktikan, ekstrak jahe merah punya kemungkinan menghambat kinerja enzim penyebab hipertensi.

6. Mengontrol Nafsu Makan

Keinginan makan yang terlalu tinggi dapat berujung dengan obesitas. Sebagaimana detikers ketahui, berat badan berlebih memperbesar risiko penyakit-penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, kolesterol, dan jantung.

Nah, mengonsumsi jahe merah diketahui dapat memberi efek kenyang yang lebih lama. Di samping itu, rasa hangat dan pedasnya mampu membakar kalori dan lemak tubuh sehingga membantu manajemen berat badan.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dr Agus Riyadi MSI dkk dalam buku Pengembangan Masyarakat Desa Terpadu Berbasis Potensi Lokal menyorot manfaat jahe merah untuk meningkatkan kinerja sistem imun tubuh. Manfaat ini dimungkinkan karena kandungan gingerol jahe merah.

Selain gingerol, senyawa zingeron juga harus diperhatikan. Senyawa dengan karakter tajam ini sangat efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilis. Pun, senyawa flavonoid dan polifenol jahe merah mampu menetralkan efek buruk radikal bebas dalam tubuh.

8. Melindungi dari Penyakit Alzheimer

Berdasar penjelasan di laman Empathy Herbal, jahe merah mampu melindungi otak dari alzheimer. Caranya, jahe merah bekerja mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang merupakan faktor utama alzheimer.

Secara umum, gingerol dan shogaol jahe merah mampu meningkatkan daya ingat, meningkatkan fungsi kognitif, dan melindungi sel otak. Jahe merah juga melancarkan sirkulasi darah yang bergerak menuju otak.

Cara Mengonsumsi Jahe Merah

Kembali dilihat dari buku Tanaman Obat untuk Meningkatkan Fertilitas tulisan Fahrauk Faramayuda, jahe merah dikonsumsi dengan banyak cara. Yang paling umum adalah menjadikannya teh. Cukup potong atau kerok jahe merah, lalu rebus beberapa menit dengan air panas.

detikers bisa menemukan banyak takaran jahe merah untuk teh di internet. Perlu dicatat, antara satu sumber dengan lainnya mungkin menyarankan resep berbeda untuk tujuan yang berlainan pula.

Sebagai contoh, Berna Elya dan Syamsu Nur dalam Buku Ajar: Etnomedisin Suku Baduy menuliskan takaran 3 rimpang jahe merah dengan ukuran ibu jari untuk obat batuk. Cuci jahe merah sampai bersih, lalu rebus dengan 2 gelas air. Setelah tersisa 1 gelas, minum rebusan tersebut sehari 2 kali.

Untuk mengetahui takaran yang pas, detikers disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini semakin ditekankan jika ada kondisi kesehatan khusus.

Bila tidak mau repot, maka kamu bisa membeli kapsul jahe merah atau ekstraknya di apotek terdekat. Konsumsi sesuai aturan penggunaan yang tertera di label kemasan. Umumnya, dosis ekstrak jahe merah harian berada di kisaran 200-600 mg.

Nah, itulah 8 manfaat jahe merah untuk kesehatan dan cara mengonsumsinya. Semoga penjelasannya menambah wawasan detikers, ya!



Simak Video "Video: Fenomena Party Jamu yang Lagi Digandrungi Gen Z"

(sto/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork