- Apa Itu Daya Tampung UGM SNBT 2026?
- Daftar Daya Tampung UGM SNBT 2026 per Jurusan Program Studi Sarjana (S1) 1. Agronomi 2. Akuakultur 3. Akuntansi 4. Antropologi Budaya 5. Arkeologi 6. Arsitektur 7. Bahasa dan Kebudayaan Jepang 8. Bahasa dan Kebudayaan Korea 9. Bahasa dan Sastra Prancis 10. Bahasa dan Sastra Indonesia 11. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa 12. Biologi 13. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 14. Elektronika dan Instrumentasi 15. Farmasi 16. Filsafat 17. Fisika 18. Geofisika 19. Geografi Lingkungan 20. Gizi 21. Higiene Gigi 22. Hukum 23. Ilmu Aktuaria 24. Ilmu dan Industri Peternakan 25. Ilmu Ekonomi 26. Ilmu Hubungan Internasional 27. Ilmu Keperawatan 28. Ilmu Komputer 29. Ilmu Komunikasi 30. Ilmu Tanah 31. Kartografi dan Penginderaan Jauh 32. Kedokteran 33. Kedokteran Gigi 34. Kedokteran Hewan 35. Kehutanan 36. Kimia 37. Manajemen 38. Manajemen dan Kebijakan Publik 39. Manajemen Sumberdaya Akuatik 40. Matematika 41. Mikrobiologi Pertanian 42. Pariwisata 43. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan 44. Pembangunan Wilayah 45. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 46. Perencanaan Wilayah dan Kota 47. Politik dan Pemerintahan 48. Proteksi Tanaman 49. Psikologi 50. Sastra Arab 51. Sastra Inggris 52. Sejarah 53. Sosiologi 54. Statistika 55. Teknik Biomedis 56. Teknik Elektro 57. Teknik Fisika 58. Teknik Geodesi 59. Teknik Geologi 60. Teknik Industri 61. Teknik Infrastruktur Lingkungan 62. Teknik Kimia 63. Teknik Mesin 64. Teknik Nuklir 65. Teknik Pertanian 66. Teknik Sipil 67. Teknik Sumber Daya Air 68. Teknologi Hasil Perikanan 69. Teknologi Industri Pertanian 70. Teknologi Informasi 71. Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Program Studi Sarjana Terapan (D4) 72. Akuntansi Sektor Publik 73. Bahasa Inggris 74. Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional 75. Bisnis Perjalanan Wisata 76. Manajemen dan Penilaian Properti 77. Manajemen Informasi Kesehatan 78. Pembangunan Ekonomi Kewilayahan 79. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi 80. Pengelolaan Hutan 81. Pengembangan Produk Agroindustri 82. Perbankan 83. Sistem Informasi Geografis 84. Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil 85. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat 86. Teknologi Rekayasa Elektro 87. Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol 88. Teknologi Rekayasa Internet 89. Teknologi Rekayasa Mesin 90. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil 91. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak 92. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar 93. Teknologi Veteriner
- Tips Memilih Jurusan di SNBT UGM 2026 1. Pilih Prodi Sesuai Minat dan Bakat 2. Perhatikan Tingkat Persaingan Prodi 3. Pertimbangkan Prospek Kerja Prodi 4. Pikirkan Peluang Lanjut Kuliah 5. Sesuaikan Prodi dengan Kemampuan Diri
Datangnya akhir Maret 2026 menandakan bahwa pertarungan untuk memperebutkan kursi di perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sudah dimulai. Salah satu hal mendasar yang harus diperhatikan sebelum mendaftar adalah memiliki universitas tujuan dan mengecek daya tampung dari program studi yang disediakan. Hal ini penting agar detikers bisa mengatur strategi dan menyesuaikan dengan kemampuan diri.
Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah salah satu perguruan tinggi yang banyak diminati oleh pendaftar SNBT. UGM membuka 93 program studi yang terdiri dari jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Universitas ini membuka ribuan kursi untuk mahasiswa setiap tahunnya, tak terkecuali untuk SNBT 2026.
Meski begitu, persaingan untuk menjadi mahasiswa UGM juga tergolong ketat karena peminatnya yang besar. Oleh sebab itu, penting bagi detikers untuk mengetahui daya tampung serta peminat di tahun 2025 sehingga mendapatkan gambaran persaingannya. Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Daya Tampung UGM SNBT 2026?
Daya tampung SNBT UGM 2026 adalah jumlah kursi yang disediakan oleh Universitas Gadjah Mada untuk calon mahasiswa baru melalui jalur SNBT. Informasi ini penting diketahui karena menjadi salah satu acuan dalam mengukur peluang lolos ke program studi (prodi) yang diinginkan. Semakin besar daya tampung suatu prodi, peluang diterima semakin terbuka, meski tetap dipengaruhi jumlah peminat.
Menurut keterangan dari laman resmi UGM, secara keseluruhan, Kampus Biru menawarkan sekitar 93 program studi yang tersebar di 18 fakultas dan satu sekolah vokasi. Prodi-prodi tersebut mencakup berbagai bidang keilmuan, mulai dari saintek, soshum, medika, hingga agro.
Adapun pembagian kuota penerimaan mahasiswa baru di UGM terbagi ke dalam tiga jalur utama. Jalur SNBP memiliki kuota sekitar 30%, SNBT juga sekitar 30%, sedangkan jalur mandiri memiliki porsi lebih besar, yakni sekitar 40%. Sementara itu, jumlah daya tampung tiap prodi bisa berbeda-beda, umumnya berkisar antara 40 hingga 200 mahasiswa per tahun, tergantung kebijakan dan kapasitas masing-masing jurusan.
Daftar Daya Tampung UGM SNBT 2026 per Jurusan
Diambil dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), berikut data daya tampung UGM di SNBT 2026:
Program Studi Sarjana (S1)
1. Agronomi
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 318 orang
2. Akuakultur
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 212 orang
3. Akuntansi
- Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
- Peminat SNBT 2025: 2121 orang
4. Antropologi Budaya
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 511 orang
5. Arkeologi
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 377 orang
6. Arsitektur
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 843 orang
7. Bahasa dan Kebudayaan Jepang
- Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
- Peminat SNBT 2025: 472 orang
8. Bahasa dan Kebudayaan Korea
- Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
- Peminat SNBT 2025: 501 orang
9. Bahasa dan Sastra Prancis
- Daya tampung SNBT 2026: 14 kursi
- Peminat SNBT 2025: 240 orang
10. Bahasa dan Sastra Indonesia
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 558 orang
11. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
- Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
- Peminat SNBT 2025: 225 orang
12. Biologi
- Daya tampung SNBT 2026: 68 kursi
- Peminat SNBT 2025: 583 orang
13. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 621 orang
14. Elektronika dan Instrumentasi
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 373 orang
15. Farmasi
- Daya tampung SNBT 2026: 72 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.868 orang
16. Filsafat
- Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
- Peminat SNBT 2025: 427 orang
17. Fisika
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 171 orang
18. Geofisika
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 381 orang
19. Geografi Lingkungan
- Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
- Peminat SNBT 2025: 535 orang
20. Gizi
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.048 orang
21. Higiene Gigi
- Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
- Peminat SNBT 2025: 301 orang
22. Hukum
- Daya tampung SNBT 2026: 96 kursi
- Peminat SNBT 2025: 3.654 orang
23. Ilmu Aktuaria
- Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
- Peminat SNBT 2025: 401 orang
24. Ilmu dan Industri Peternakan
- Daya tampung SNBT 2026: 90 kursi
- Peminat SNBT 2025: 931 orang
25. Ilmu Ekonomi
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 802 orang
26. Ilmu Hubungan Internasional
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.248 orang
27. Ilmu Keperawatan
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 986 orang
28. Ilmu Komputer
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.237 orang
29. Ilmu Komunikasi
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.668 orang
30. Ilmu Tanah
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 363 orang
31. Kartografi dan Penginderaan Jauh
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 326 orang
32. Kedokteran
- Daya tampung SNBT 2026: 53 kursi
- Peminat SNBT 2025: 3.155 orang
33. Kedokteran Gigi
- Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.259 orang
34. Kedokteran Hewan
- Daya tampung SNBT 2026: 60 kursi
- Peminat SNBT 2025: 853 orang
35. Kehutanan
- Daya tampung SNBT 2026: 90 kursi
- Peminat SNBT 2025: 972 orang
36. Kimia
- Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
- Peminat SNBT 2025: 459 orang
37. Manajemen
- Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
- Peminat SNBT 2025: 2.262 orang
38. Manajemen dan Kebijakan Publik
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 907 orang
39. Manajemen Sumberdaya Akuatik
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 216 orang
40. Matematika
- Daya tampung SNBT 2026: 20 kursi
- Peminat SNBT 2025: 318 orang
41. Mikrobiologi Pertanian
- Daya tampung SNBT 2026: 11 kursi
- Peminat SNBT 2025: 255 orang
42. Pariwisata
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 942 orang
43. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 850 orang
44. Pembangunan Wilayah
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 460 orang
45. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
- Daya tampung SNBT 2026: 9 kursi
- Peminat SNBT 2025: 187 orang
46. Perencanaan Wilayah dan Kota
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 480 orang
47. Politik dan Pemerintahan
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 707 orang
48. Proteksi Tanaman
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 234 orang
49. Psikologi
- Daya tampung SNBT 2026: 68 kursi
- Peminat SNBT 2025: 3.601 orang
50. Sastra Arab
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 438 orang
51. Sastra Inggris
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 715 orang
52. Sejarah
- Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
- Peminat SNBT 2025: 261 orang
53. Sosiologi
- Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
- Peminat SNBT 2025: 542 orang
54. Statistika
- Daya tampung SNBT 2026: 20 kursi
- Peminat SNBT 2025: 505 orang
55. Teknik Biomedis
- Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
- Peminat SNBT 2025: 604 orang
56. Teknik Elektro
- Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
- Peminat SNBT 2025: 908 orang
57. Teknik Fisika
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 477 orang
58. Teknik Geodesi
- Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
- Peminat SNBT 2025: 597 orang
59. Teknik Geologi
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.306 orang
60. Teknik Industri
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.613 orang
61. Teknik Infrastruktur Lingkungan
- Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
- Peminat SNBT 2025: 478 orang
62. Teknik Kimia
- Daya tampung SNBT 2026: 42 kursi
- Peminat SNBT 2025: 878 orang
63. Teknik Mesin
- Daya tampung SNBT 2026: 51 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.275 orang
64. Teknik Nuklir
- Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
- Peminat SNBT 2025: 406 orang
65. Teknik Pertanian
- Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
- Peminat SNBT 2025: 426 orang
66. Teknik Sipil
- Daya tampung SNBT 2026: 33 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.359 orang
67. Teknik Sumber Daya Air
- Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
- Peminat SNBT 2025: 245 orang
68. Teknologi Hasil Perikanan
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 297 orang
69. Teknologi Industri Pertanian
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 411 orang
70. Teknologi Informasi
- Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.459 orang
71. Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
- Daya tampung SNBT 2026: 33 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.003 orang
Program Studi Sarjana Terapan (D4)
72. Akuntansi Sektor Publik
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 2.598 orang
73. Bahasa Inggris
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.982 orang
74. Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional
- Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.453 orang
75. Bisnis Perjalanan Wisata
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.921 orang
76. Manajemen dan Penilaian Properti
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.296 orang
77. Manajemen Informasi Kesehatan
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 3.057 orang
78. Pembangunan Ekonomi Kewilayahan
- Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.364 orang
79. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.569 orang
80. Pengelolaan Hutan
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.196 orang
81. Pengembangan Produk Agroindustri
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.081 orang
82. Perbankan
- Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.564 orang
83. Sistem Informasi Geografis
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 881 orang
84. Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil
- Daya tampung SNBT 2026: 22 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.436 orang
85. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.069 orang
86. Teknologi Rekayasa Elektro
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.180 orang
87. Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol
- Daya tampung SNBT 2026: 22 kursi
- Peminat SNBT 2025: 770 orang
88. Teknologi Rekayasa Internet
- Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
- Peminat SNBT 2025: 936 orang
89. Teknologi Rekayasa Mesin
- Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.104 orang
90. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil
- Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
- Peminat SNBT 2025: 845 orang
91. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
- Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
- Peminat SNBT 2025: 1.828 orang
92. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar
- Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
- Peminat SNBT 2025: 640 orang
93. Teknologi Veteriner
- Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
- Peminat SNBT 2025: 903 orang
Tips Memilih Jurusan di SNBT UGM 2026
Memilih program studi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas memang memerlukan berbagai pertimbangan, baik persiapan akademik, finansial, dan faktor lainnya. Secara garis besar, berikut beberapa tips untuk memilih prodi di SNBT 2026 untuk UGM yang bisa detikers pertimbangkan.
1. Pilih Prodi Sesuai Minat dan Bakat
Memilih program studi sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren atau ikut-ikutan teman. detikers perlu memahami minat dan bakat diri agar proses belajar selama kuliah bisa dijalani dengan lebih maksimal dan menyenangkan. Ketika seseorang menyukai bidang yang dipelajari, biasanya akan lebih mudah berkembang dan berprestasi.
Selain itu, prodi yang sesuai minat juga berpengaruh terhadap masa depan. Ketertarikan yang kuat akan mendorong detikers untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi sehingga peluang meraih karier yang gemilang setelah lulus pun semakin besar. Jadi, penting untuk mengenali diri sebelum menentukan pilihan.
2. Perhatikan Tingkat Persaingan Prodi
Setiap program studi di UGM memiliki tingkat persaingan yang berbeda-beda. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh jumlah peminat dan daya tampung yang tersedia. Semakin tinggi jumlah peminat dan semakin kecil kuotanya, maka semakin ketat pula persaingannya.
detikers perlu jeli melihat rasio ini agar bisa mengukur peluang lolos. Jangan hanya terpaku pada prodi favorit, tetapi pertimbangkan juga tingkat keketatan agar strategi pendaftaran lebih realistis dan terukur
3. Pertimbangkan Prospek Kerja Prodi
Memilih prodi juga sebaiknya mempertimbangkan peluang kerja di masa depan. Beberapa jurusan memiliki prospek kerja yang luas dan fleksibel, sementara yang lain lebih spesifik pada bidang tertentu. Informasi ini penting agar detikers memiliki gambaran karier setelah lulus.
Namun, prospek kerja tidak hanya ditentukan oleh jurusan saja. Kemampuan, pengalaman, dan skill tambahan juga sangat berpengaruh. Oleh karena itu, pilih prodi yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga memungkinkan untuk berkembang sesuai kebutuhan dunia kerja
4. Pikirkan Peluang Lanjut Kuliah
Bagi detikers yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau bahkan S3, penting untuk memilih prodi yang memiliki jalur pengembangan akademik yang jelas. Beberapa jurusan memberikan peluang lebih luas untuk riset dan studi lanjutan di berbagai bidang.
Dengan mempertimbangkan hal ini sejak awal, detikers bisa lebih mudah merencanakan masa depan akademik. Selain itu, pilihan prodi yang tepat juga akan membuka peluang beasiswa dan kolaborasi riset di tingkat nasional maupun internasional.
5. Sesuaikan Prodi dengan Kemampuan Diri
Selain minat, kemampuan akademik juga menjadi faktor penting dalam memilih prodi. Terkadang, bersikap realistis diperlukan agar hasil yang didapatkan lebih maksimal. Detikers bisa menggunakan hasil try out SNBT sebagai gambaran kemampuan diri.
Jika perkiraan nilai yang dimiliki tinggi, tidak ada salahnya mencoba prodi dengan tingkat persaingan ketat. Namun, jika nilainya berada di level standar, sebaiknya susun strategi dengan memilih prodi alternatif yang memiliki peluang lebih besar untuk lolos. Kombinasi antara ambisi dan realistis akan membantu detikers menentukan pilihan yang paling tepat.
Demikianlah penjelasan mengenai daya tampung UGM SNBT 2026 beserta tips untuk memilih program studi yang tepat. Semoga artikel ini bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/alg)












































Komentar Terbanyak
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja
Lagi-lagi Geng Sadis Berulah di Jogja
Purbaya soal Prabowo Sebut 'Orang Desa Tidak Pakai Dolar': Untuk Hibur Rakyat