Daya Tampung UGM SNBT 2026 dan Tips Memilih Jurusannya Agar Mudah Tembus

Daya Tampung UGM SNBT 2026 dan Tips Memilih Jurusannya Agar Mudah Tembus

Sri Wahyuni Oktafia - detikJogja
Kamis, 26 Mar 2026 09:06 WIB
Gedung GSP UGM
Gedung GSP UGM (Foto: Dok. Residence UGM)
Daftar Isi
Jogja -

Datangnya akhir Maret 2026 menandakan bahwa pertarungan untuk memperebutkan kursi di perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sudah dimulai. Salah satu hal mendasar yang harus diperhatikan sebelum mendaftar adalah memiliki universitas tujuan dan mengecek daya tampung dari program studi yang disediakan. Hal ini penting agar detikers bisa mengatur strategi dan menyesuaikan dengan kemampuan diri.

Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah salah satu perguruan tinggi yang banyak diminati oleh pendaftar SNBT. UGM membuka 93 program studi yang terdiri dari jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Universitas ini membuka ribuan kursi untuk mahasiswa setiap tahunnya, tak terkecuali untuk SNBT 2026.

Meski begitu, persaingan untuk menjadi mahasiswa UGM juga tergolong ketat karena peminatnya yang besar. Oleh sebab itu, penting bagi detikers untuk mengetahui daya tampung serta peminat di tahun 2025 sehingga mendapatkan gambaran persaingannya. Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Daya Tampung UGM SNBT 2026?

Daya tampung SNBT UGM 2026 adalah jumlah kursi yang disediakan oleh Universitas Gadjah Mada untuk calon mahasiswa baru melalui jalur SNBT. Informasi ini penting diketahui karena menjadi salah satu acuan dalam mengukur peluang lolos ke program studi (prodi) yang diinginkan. Semakin besar daya tampung suatu prodi, peluang diterima semakin terbuka, meski tetap dipengaruhi jumlah peminat.

ADVERTISEMENT

Menurut keterangan dari laman resmi UGM, secara keseluruhan, Kampus Biru menawarkan sekitar 93 program studi yang tersebar di 18 fakultas dan satu sekolah vokasi. Prodi-prodi tersebut mencakup berbagai bidang keilmuan, mulai dari saintek, soshum, medika, hingga agro.

Adapun pembagian kuota penerimaan mahasiswa baru di UGM terbagi ke dalam tiga jalur utama. Jalur SNBP memiliki kuota sekitar 30%, SNBT juga sekitar 30%, sedangkan jalur mandiri memiliki porsi lebih besar, yakni sekitar 40%. Sementara itu, jumlah daya tampung tiap prodi bisa berbeda-beda, umumnya berkisar antara 40 hingga 200 mahasiswa per tahun, tergantung kebijakan dan kapasitas masing-masing jurusan.

Daftar Daya Tampung UGM SNBT 2026 per Jurusan

Diambil dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), berikut data daya tampung UGM di SNBT 2026:

Program Studi Sarjana (S1)

1. Agronomi

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 318 orang

2. Akuakultur

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 212 orang

3. Akuntansi

  • Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 2121 orang

4. Antropologi Budaya

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 511 orang

5. Arkeologi

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 377 orang

6. Arsitektur

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 843 orang

7. Bahasa dan Kebudayaan Jepang

  • Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 472 orang

8. Bahasa dan Kebudayaan Korea

  • Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 501 orang

9. Bahasa dan Sastra Prancis

  • Daya tampung SNBT 2026: 14 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 240 orang

10. Bahasa dan Sastra Indonesia

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 558 orang

11. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa

  • Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 225 orang

12. Biologi

  • Daya tampung SNBT 2026: 68 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 583 orang

13. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 621 orang

14. Elektronika dan Instrumentasi

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 373 orang

15. Farmasi

  • Daya tampung SNBT 2026: 72 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.868 orang

16. Filsafat

  • Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 427 orang

17. Fisika

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 171 orang

18. Geofisika

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 381 orang

19. Geografi Lingkungan

  • Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 535 orang

20. Gizi

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.048 orang

21. Higiene Gigi

  • Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 301 orang

22. Hukum

  • Daya tampung SNBT 2026: 96 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 3.654 orang

23. Ilmu Aktuaria

  • Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 401 orang

24. Ilmu dan Industri Peternakan

  • Daya tampung SNBT 2026: 90 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 931 orang

25. Ilmu Ekonomi

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 802 orang

26. Ilmu Hubungan Internasional

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.248 orang

27. Ilmu Keperawatan

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 986 orang

28. Ilmu Komputer

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.237 orang

29. Ilmu Komunikasi

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.668 orang

30. Ilmu Tanah

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 363 orang

31. Kartografi dan Penginderaan Jauh

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 326 orang

32. Kedokteran

  • Daya tampung SNBT 2026: 53 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 3.155 orang

33. Kedokteran Gigi

  • Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.259 orang

34. Kedokteran Hewan

  • Daya tampung SNBT 2026: 60 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 853 orang

35. Kehutanan

  • Daya tampung SNBT 2026: 90 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 972 orang

36. Kimia

  • Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 459 orang

37. Manajemen

  • Daya tampung SNBT 2026: 45 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 2.262 orang

38. Manajemen dan Kebijakan Publik

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 907 orang

39. Manajemen Sumberdaya Akuatik

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 216 orang

40. Matematika

  • Daya tampung SNBT 2026: 20 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 318 orang

41. Mikrobiologi Pertanian

  • Daya tampung SNBT 2026: 11 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 255 orang

42. Pariwisata

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 942 orang

43. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 850 orang

44. Pembangunan Wilayah

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 460 orang

45. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

  • Daya tampung SNBT 2026: 9 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 187 orang

46. Perencanaan Wilayah dan Kota

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 480 orang

47. Politik dan Pemerintahan

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 707 orang

48. Proteksi Tanaman

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 234 orang

49. Psikologi

  • Daya tampung SNBT 2026: 68 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 3.601 orang

50. Sastra Arab

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 438 orang

51. Sastra Inggris

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 715 orang

52. Sejarah

  • Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 261 orang

53. Sosiologi

  • Daya tampung SNBT 2026: 24 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 542 orang

54. Statistika

  • Daya tampung SNBT 2026: 20 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 505 orang

55. Teknik Biomedis

  • Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 604 orang

56. Teknik Elektro

  • Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 908 orang

57. Teknik Fisika

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 477 orang

58. Teknik Geodesi

  • Daya tampung SNBT 2026: 35 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 597 orang

59. Teknik Geologi

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.306 orang

60. Teknik Industri

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.613 orang

61. Teknik Infrastruktur Lingkungan

  • Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 478 orang

62. Teknik Kimia

  • Daya tampung SNBT 2026: 42 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 878 orang

63. Teknik Mesin

  • Daya tampung SNBT 2026: 51 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.275 orang

64. Teknik Nuklir

  • Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 406 orang

65. Teknik Pertanian

  • Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 426 orang

66. Teknik Sipil

  • Daya tampung SNBT 2026: 33 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.359 orang

67. Teknik Sumber Daya Air

  • Daya tampung SNBT 2026: 15 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 245 orang

68. Teknologi Hasil Perikanan

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 297 orang

69. Teknologi Industri Pertanian

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 411 orang

70. Teknologi Informasi

  • Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.459 orang

71. Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian

  • Daya tampung SNBT 2026: 33 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.003 orang

Program Studi Sarjana Terapan (D4)

72. Akuntansi Sektor Publik

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 2.598 orang

73. Bahasa Inggris

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.982 orang

74. Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional

  • Daya tampung SNBT 2026: 18 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.453 orang

75. Bisnis Perjalanan Wisata

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.921 orang

76. Manajemen dan Penilaian Properti

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.296 orang

77. Manajemen Informasi Kesehatan

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 3.057 orang

78. Pembangunan Ekonomi Kewilayahan

  • Daya tampung SNBT 2026: 30 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.364 orang

79. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.569 orang

80. Pengelolaan Hutan

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.196 orang

81. Pengembangan Produk Agroindustri

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.081 orang

82. Perbankan

  • Daya tampung SNBT 2026: 36 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.564 orang

83. Sistem Informasi Geografis

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 881 orang

84. Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil

  • Daya tampung SNBT 2026: 22 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.436 orang

85. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.069 orang

86. Teknologi Rekayasa Elektro

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.180 orang

87. Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol

  • Daya tampung SNBT 2026: 22 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 770 orang

88. Teknologi Rekayasa Internet

  • Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 936 orang

89. Teknologi Rekayasa Mesin

  • Daya tampung SNBT 2026: 23 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.104 orang

90. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil

  • Daya tampung SNBT 2026: 17 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 845 orang

91. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak

  • Daya tampung SNBT 2026: 29 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 1.828 orang

92. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar

  • Daya tampung SNBT 2026: 21 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 640 orang

93. Teknologi Veteriner

  • Daya tampung SNBT 2026: 27 kursi
  • Peminat SNBT 2025: 903 orang

Tips Memilih Jurusan di SNBT UGM 2026

Memilih program studi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas memang memerlukan berbagai pertimbangan, baik persiapan akademik, finansial, dan faktor lainnya. Secara garis besar, berikut beberapa tips untuk memilih prodi di SNBT 2026 untuk UGM yang bisa detikers pertimbangkan.

1. Pilih Prodi Sesuai Minat dan Bakat

Memilih program studi sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren atau ikut-ikutan teman. detikers perlu memahami minat dan bakat diri agar proses belajar selama kuliah bisa dijalani dengan lebih maksimal dan menyenangkan. Ketika seseorang menyukai bidang yang dipelajari, biasanya akan lebih mudah berkembang dan berprestasi.

Selain itu, prodi yang sesuai minat juga berpengaruh terhadap masa depan. Ketertarikan yang kuat akan mendorong detikers untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi sehingga peluang meraih karier yang gemilang setelah lulus pun semakin besar. Jadi, penting untuk mengenali diri sebelum menentukan pilihan.

2. Perhatikan Tingkat Persaingan Prodi

Setiap program studi di UGM memiliki tingkat persaingan yang berbeda-beda. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh jumlah peminat dan daya tampung yang tersedia. Semakin tinggi jumlah peminat dan semakin kecil kuotanya, maka semakin ketat pula persaingannya.

detikers perlu jeli melihat rasio ini agar bisa mengukur peluang lolos. Jangan hanya terpaku pada prodi favorit, tetapi pertimbangkan juga tingkat keketatan agar strategi pendaftaran lebih realistis dan terukur

3. Pertimbangkan Prospek Kerja Prodi

Memilih prodi juga sebaiknya mempertimbangkan peluang kerja di masa depan. Beberapa jurusan memiliki prospek kerja yang luas dan fleksibel, sementara yang lain lebih spesifik pada bidang tertentu. Informasi ini penting agar detikers memiliki gambaran karier setelah lulus.

Namun, prospek kerja tidak hanya ditentukan oleh jurusan saja. Kemampuan, pengalaman, dan skill tambahan juga sangat berpengaruh. Oleh karena itu, pilih prodi yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga memungkinkan untuk berkembang sesuai kebutuhan dunia kerja

4. Pikirkan Peluang Lanjut Kuliah

Bagi detikers yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau bahkan S3, penting untuk memilih prodi yang memiliki jalur pengembangan akademik yang jelas. Beberapa jurusan memberikan peluang lebih luas untuk riset dan studi lanjutan di berbagai bidang.

Dengan mempertimbangkan hal ini sejak awal, detikers bisa lebih mudah merencanakan masa depan akademik. Selain itu, pilihan prodi yang tepat juga akan membuka peluang beasiswa dan kolaborasi riset di tingkat nasional maupun internasional.

5. Sesuaikan Prodi dengan Kemampuan Diri

Selain minat, kemampuan akademik juga menjadi faktor penting dalam memilih prodi. Terkadang, bersikap realistis diperlukan agar hasil yang didapatkan lebih maksimal. Detikers bisa menggunakan hasil try out SNBT sebagai gambaran kemampuan diri.

Jika perkiraan nilai yang dimiliki tinggi, tidak ada salahnya mencoba prodi dengan tingkat persaingan ketat. Namun, jika nilainya berada di level standar, sebaiknya susun strategi dengan memilih prodi alternatif yang memiliki peluang lebih besar untuk lolos. Kombinasi antara ambisi dan realistis akan membantu detikers menentukan pilihan yang paling tepat.

Demikianlah penjelasan mengenai daya tampung UGM SNBT 2026 beserta tips untuk memilih program studi yang tepat. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads