17 Burung Perkutut yang Membawa Keberuntungan dan Rezeki Versi Primbon Jawa

17 Burung Perkutut yang Membawa Keberuntungan dan Rezeki Versi Primbon Jawa

Sri Wahyuni Oktafia - detikJogja
Sabtu, 16 Mei 2026 11:00 WIB
Ilustrasi Burung Perkutut. Jenis perkutut yang membawa keberuntungan dan rezeki versi primbon jawa.
Ilustrasi Burung Perkutut (Foto: Lighten Up/Unsplash)
Jogja -

Burung perkutut merupakan salah satu hewan peliharaan yang dianggap istimewa, khususnya bagi masyarakat Jawa. Tidak hanya dikenal karena nyanyiannya yang merdu dan menenangkan, perkutut juga dipercaya mempunyai nilai spiritual serta tuah tertentu menurut primbon Jawa.

Dalam kepercayaan Jawa, setiap jenis perkutut memiliki ciri dan makna berbeda-beda. Ada yang dipercaya membawa kemakmuran, ada pula yang diyakini dapat meningkatkan derajat maupun menjaga keselamatan pemiliknya. Ciri tersebut biasanya dilihat dari warna bulu, bentuk tubuh, suara, hingga tanda-tanda khusus pada bagian mata, kaki, atau ekornya.

Hingga kini, kepercayaan mengenai burung perkutut yang membawa keberuntungan masih cukup populer di tengah masyarakat. Bahkan, tidak sedikit pecinta burung yang sengaja mencari jenis perkutut tertentu karena kepercayaan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa saja jenis burung perkutut yang dipercaya membawa rezeki dan keberuntungan? Berikut 17 burung perkutut pembawa hoki versi Primbon Jawa. Yuk simak!

Mengapa Burung Perkutut Dianggap Istimewa dalam Primbon Jawa?

Dikutip dari buku Profesi Wong Cilik karya Iman Budhi Santosa, burung perkutut merupakan salah satu jenis burung yang sejak dahulu banyak diminati masyarakat Jawa. Perkutut tidak hanya dipelihara karena suara kicaunya yang khas, tetapi juga karena dipercaya memiliki nilai spiritual dan filosofi yang tinggi.

ADVERTISEMENT

Dalam tradisi Jawa, burung perkutut sering dikaitkan dengan keberuntungan, kewibawaan, hingga keselamatan hidup. Oleh sebab itu, sebagian masyarakat meyakini bahwa jenis-jenis perkutut tertentu dapat membawa pengaruh baik bagi pemiliknya, termasuk mendatangkan rezeki dan hoki.

Kepercayaan tersebut berasal dari primbon Jawa yang membahas ciri fisik, suara, hingga perilaku burung perkutut sebagai pertanda tertentu. Tak sedikit orang yang sengaja mencari perkutut dengan tanda khusus karena dianggap memiliki "tuah" atau energi positif bagi kehidupan pemiliknya.

Selain faktor spiritual, perkutut juga digemari karena memiliki suara yang merdu dan unik. Irama suaranya yang lembut dianggap mampu menghadirkan suasana tenang dan nyaman di rumah. Oleh sebab itu, burung ini sering dijadikan hewan peliharaan favorit, terutama di kalangan masyarakat Jawa sejak zaman dahulu hingga sekarang.

17 Burung Perkutut yang Diyakini Membawa Rezeki dan Hoki

Dirangkum dari Kitab Primbon Betaljemur Adammakna Bahasa Indonesia oleh Siti Woerjan Soemadiyah, Beternak Perkutut Katuranggan oleh Tim Putra Tani, dan Filosofi Rumah Jawa oleh Asti Musman, berikut 17 jenis burung perkutut yang diyakini membawa keberuntungan menurut primbon Jawa.

1. Srimangempel

Burung perkutut jenis Srimangempel memiliki ciri khas berupa kuku jari dan ibu jari pada kedua kakinya berwarna putih. Dengan kata lain, terdapat dua kuku berwarna putih yang menjadi penanda utama jenis ini.

Menurut primbon Jawa, perkutut Srimangempel dipercaya membawa keberuntungan besar bagi pemiliknya. Orang yang memelihara burung ini diyakini lebih mudah mencapai cita-cita dan keinginannya dalam hidup. Selain itu, perkutut ini juga dianggap membawa aura kesehatan dan keselamatan bagi pemilik maupun keluarganya.

2. Wisnu Wicitra

Perkutut Wisnu Wicitra dikenal memiliki ciri berupa warna paruh dan kaki yang cenderung hitam atau gelap. Orang yang memelihara perkutut ini dipercaya akan memiliki keteguhan hati dan tidak mudah tergoda oleh hal-hal buruk. Burung ini juga diyakini dapat membantu pemiliknya menjadi pribadi yang lebih kuat dalam menghadapi cobaan hidup.

3. Wisnu Mangenu

Burung perkutut Wisnu Mangenu memiliki ciri khas warna bulu yang kehitaman dan tampak kusam. Bahkan setelah dimandikan maupun dijemur, warna bulunya tetap terlihat redup dan tidak terlalu mengkilap.

Menurut primbon Jawa, jenis perkutut ini dipercaya dapat mendatangkan banyak rezeki bagi pemiliknya. Orang yang memeliharanya diyakini akan memperoleh kelancaran dalam urusan ekonomi dan dimudahkan dalam mencari penghasilan. Tak sedikit pecinta perkutut yang meyakini bahwa Wisnu Mangenu memiliki aura pembawa kemakmuran dalam rumah tangga.

4. Kusuma Wicitra

Perkutut Kusuma Wicitra memiliki tanda khusus berupa paruh dan kaki yang berwarna putih. Ciri tersebut membuat burung ini cukup mudah dikenali dibanding jenis lainnya.

Dalam primbon Jawa, perkutut Kusuma Wicitra dipercaya mampu mendatangkan keberuntungan, kemudahan rezeki, serta membantu pemiliknya mencapai tujuan hidup. Burung ini juga sering dianggap sebagai simbol keberhasilan dan keberkahan.

5. Pandhawa Mijil

Burung perkutut Pandhawa Mijil dikenal dari jumlah bulu ekornya yang berjumlah 15 helai. Jumlah tersebut dipercaya menjadi tanda khusus yang membedakannya dari perkutut biasa.

Menurut primbon Jawa, orang yang memelihara Pandhawa Mijil dipercaya akan memperoleh kehormatan dan wibawa di lingkungan sekitarnya. Pemiliknya diyakini lebih mudah dihormati, disegani, serta memiliki pengaruh baik dalam kehidupan sosial.

6. Purnama Sidi

Burung perkutut Purnama Sidi memiliki ciri khas pada matanya yang berwarna merah dan tampak berkilau seperti batu mirah. Sorot matanya terlihat tajam dan dianggap memiliki daya tarik tersendiri dibanding jenis perkutut lainnya. Menurut primbon Jawa, orang yang memelihara perkutut Purnama Sidi dipercaya akan lebih mudah disukai dan dicintai banyak orang.

7. Mercujiwa

Perkutut Mercujiwa dikenal memiliki mata berwarna kuning cerah dan tampak bersinar. Dalam primbon Jawa, burung ini dipercaya membawa keberuntungan besar bagi pemiliknya.

Orang yang memelihara Mercujiwa diyakini akan disenangi banyak orang, memperoleh rezeki yang melimpah, serta mendapatkan keselamatan dalam hidupnya. Tak hanya dianggap sebagai pembawa hoki, Mercujiwa juga sering dikaitkan dengan ketenteraman dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

8. Mineb Gedhong

Burung perkutut Mineb Gedhong memiliki keunikan pada kebiasaannya yang berkicau pada sore hari. Menurut primbon, Mineb Gedhong diyakini dapat mendatangkan kekayaan dan harta benda bagi pemiliknya. Burung ini sering dianggap sebagai simbol kemakmuran serta keberuntungan dalam urusan ekonomi dan usaha.

9. Gedhong Menga

Perkutut Gedhong Menga dikenal sebagai burung yang berbunyi pada pagi hari, bersamaan dengan terbitnya matahari. Suara tersebut dipercaya menjadi pertanda baik menurut primbon Jawa. Orang yang memelihara Gedhong Menga diyakini akan memperoleh keselamatan hidup dan kemudahan dalam menyimpan harta benda, seperti emas maupun perak. Burung ini juga sering dianggap sebagai simbol kestabilan ekonomi dan keberuntungan jangka panjang.

10. Wisnu Murti

Burung perkutut Wisnu Murti memiliki ciri khas berupa mata, paruh, dan kaki yang seluruhnya berwarna hitam. Menurut kepercayaan dalam primbon Jawa, orang yang memelihara perkutut Wisnu Murti dipercaya akan selalu mendapat perlindungan dan keselamatan. Bahkan, burung ini diyakini memiliki kekuatan untuk menangkal pengaruh buruk, termasuk ilmu santet atau gangguan gaib.

11. Udan Mas

Burung perkutut Udan Mas memiliki ciri berupa bulu berwarna cokelat muda atau krem dengan pola bulu seperti kalung yang mengitari leher dengan warna kekuningan. Dalam primbon Jawa, Udan Mas dipercaya sebagai salah satu perkutut pembawa rezeki dan keberuntungan.

Orang yang memeliharanya diyakini akan memperoleh keuntungan yang datang terus-menerus dalam hidupnya. Tak hanya soal materi, burung ini juga dipercaya dapat menghadirkan keselamatan dan kegembiraan bagi pemilik maupun keluarganya.

12. Widahsana Gastagasti

Perkutut Widahsana Gastagasti dikenal memiliki suara atau bunyi yang tersusun rapi dan terdengar bersambung. Dalam istilah Jawa, suara tersebut disebut "sungsun". Menurut primbon Jawa, siapa saja yang memelihara burung ini dipercaya akan lebih mudah dicintai dan disenangi banyak orang. Selain itu, pemiliknya diyakini dapat mencapai tujuan maupun keinginan yang sedang diusahakan.

13. Muncis

Burung perkutut Muncis dipercaya memiliki tuah yang berkaitan dengan kewibawaan dan keselamatan. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, orang yang memelihara jenis ini diyakini akan hidup lebih tenang, tenteram, dan terhindar dari berbagai gangguan.

Konon, pada masa dahulu jenis Muncis banyak dipelihara oleh kalangan pejabat atau pemimpin daerah, seperti bupati. Burung ini dipercaya dapat membuat pemiliknya lebih dihormati dan ditakuti oleh orang lain.

14. Sri Kempel

Perkutut Sri Kempel memiliki ciri unik pada susunan bulunya yang tampak menumpuk dari pangkal hingga ujung ekor. Selain itu, kotoran burung ini juga sering terlihat menumpuk seperti gunung. Dalam primbon Jawa, Sri Kempel dipercaya sebagai burung pembawa rezeki yang melimpah.

Siapa saja yang memeliharanya diyakini akan lebih mudah memperoleh kekayaan dan kelancaran dalam urusan ekonomi. Makna "menumpuk" pada ciri fisiknya juga sering dihubungkan dengan harapan rezeki yang terus bertambah bagi pemiliknya.

15. Songgo Ratu

Burung perkutut Songgo Ratu dikenal memiliki jambul satu helai berwarna putih yang menyerupai mahkota. Selain itu, warna paruh dan kakinya cenderung kehitam-hitaman sehingga membuat tampilannya terlihat khas dan berwibawa.

Menurut kepercayaan masyarakat, Songgo Ratu disebut sebagai perkutut milik putra raja dari Bali. Oleh sebab itu, siapa saja yang memelihara Songgo Ratu diyakini akan mengalami kenaikan derajat, pangkat, maupun kedudukan. Burung ini juga dipercaya mampu memunculkan aura kewibawaan sehingga pemiliknya lebih dihormati oleh orang-orang di sekitarnya.

16. Singkir Sengkolo (Banyu Milir)

Burung perkutut Singkir Sengkolo atau yang juga dikenal dengan sebutan Banyu Milir memiliki ciri khas berupa belahan bulu di bagian dada yang memanjang dari atas hingga mendekati dubur. Ciri tersebut menjadi penanda utama jenis perkutut ini. Istilah banyu milir dalam bahasa Jawa berarti air yang terus mengalir. Oleh sebab itu, siapa saja yang memeliharanya diyakini akan dimudahkan dalam mencari penghasilan dan dijauhkan dari hambatan ekonomi.

Selain dianggap membawa keberuntungan, Singkir Sengkolo juga dipercaya mampu menjauhkan pemiliknya dari kesialan maupun berbagai masalah hidup, sesuai dengan makna namanya yang berarti menyingkirkan sengkala atau kesusahan.

17. Satria Kinayungan

Perkutut Satria Kinayungan memiliki ciri unik berupa satu helai bulu putih yang berada tepat di tengah kepalanya. Ciri tersebut dianggap istimewa dan menjadi simbol tertentu dalam primbon Jawa. Burung ini dipercaya dapat meningkatkan derajat, pangkat, serta kewibawaan pemiliknya. Orang yang memelihara Satria Kinayungan diyakini akan lebih mudah memperoleh kehormatan dan dihargai oleh lingkungan sekitarnya.

Demikian pemaparan mengenai jenis-jenis burung perkutut yang dianggap membawa rezeki menurut primbon Jawa. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads