Harga komoditas cabai, khususnya cabai rawit di Pasar Imogiri, Bantul masih tinggi ketimbang harga normal. Pedagang mengeluh tingginya harga cabai tersebut membuat penjualan menurun.
Salah satu pedagang di Pasar Imogiri, Bayu Prasetyo (57) mengatakan, bahwa kenaikan harga cabai mulai siginifikan sejak bulan ramadan. Di mana harga per kilogramnya Rp 25-30 ribu dan saat ini meningkat 100%.
"Awal puasa itu harga cabai rawit sampai Rp 120 ribu, tapi hari ini harga cabai rawit di Rp 78 ribu per kilogram," katanya kepada wartawan di Pasar Imogiri, Bantul, Kamis (26/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu menyebut, harga cabai hari ini turun ketimbang kemarin, Rabu (25/2/2026). Mengingat kemarin harga cabai rawit menyentuh Rp 85 ribu per kilogramnya.
"Kalau cabai merah keriting kemarin Rp 40 ribu dan saat ini Rp 30 ribu per kilogramnya. Untuk cabai lalap Rp 50 ribu per kilogram, dan jarang naik ataupun turun," ujarnya.
Terkait penyebab kenaikan harga cabai, Bayu menyebut karena bulan ramadan sehingga permintaan meningkat. Akan tetapi Bayu menyebut saat ini tidak berani kulakan cabai dengan jumlah banyak
"Tapi saya tidak berani nyetok banyak karena harganya masih naik turun," ucapnya.
Bahkan, masih tingginya harga cabai rawit membuat penjualannya mengalami penurunan. Namun, Bayu tidak mempermasalahkannya karena tetap ada orang yang membeli cabai.
"Permintaan ada tapi tidak banyak, ya dalam sehari bisa habis 7-8 kilogram cabai padahal biasanya 10 kilogram per hari," katanya.
Pedagang cabai lainnya, Idayanti (42) mengklaim harga cabai sudah turun meski secara bertahap. Meski turun, Idayanti menilai harga cabai belum normal.
"Hari ini harga cabai rawit Rp 80 ribu per kilogram, kalau dibandingkan awal puasa ya turun karena awal puasa itu harga cabai rawit Rp 120 ribu per kilogram. Tapi ya tetap belum normal, karena normalnya kan Rp 25-30 ribu per kilogram," ujarnya.
Sedangkan untuk harga cabai merah keriting, wanita berhijab ini menyebut di harga Rp 35 ribu. Menurutnya harga tersebut turun ketimbang kemarin yang menyentuh Rp 60 ribu per kilogram.
"Kalau untuk cabai lalap Rp 50 ribu per kilogram, dan itu stabil," ucapnya.
Idayanti mengungkapkan pula, penyebab naiknya harga cabai karena faktor cuaca. Selain itu, naiknya harga cabai membuat dagangan cabainya tidak laris seperti biasanya.
"Sekarang saya sehari hanya bisa jual sekitar tiga kilogram cabai karena harga naik. Padahal biasanya bisa 10-15 kilogram cabai per hari, ya semoga harga bisa segera normal agar banyak pembelinya," ujarnya.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta mengatakan, bahwa telah melakukan pemantauan harga cabai hari ini. Hasilnya, harga cabai memang belum di harga normal.
"Seperti cabai memang harganya naik, tapi ini tadi kita cek ternyata harga cabai malah turun meski belum di harga normal," katanya.
Aris juga menyebut harga beberapa komoditas juga mengalami kenaikan meski masih dalam batas wajar. Sehingga Pemkab belum menggelar operasi pasar.
"Sampai saat ini belum, tapi ini kita pantau terus. Nanti begitu ada lonjakan yang kira-kira signifikan kita langsung lakukan operasi pasar," ujarnya.
(alg/ahr)

Komentar Terbanyak
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Api Misterius Masih Teror Rumah Fia di Seyegan, 10 Hari Kebakaran 73 Kali
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul