Terdampak Pelebaran Jalan, Gapura Selamat Datang Bantul Dirobohkan

Terdampak Pelebaran Jalan, Gapura Selamat Datang Bantul Dirobohkan

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 29 Agu 2025 14:28 WIB
Gapura selamat datang ke Bantul yang dirobohkan dalam rangka pelebaran Jalan.
Gapura selamat datang ke Bantul yang dirobohkan dalam rangka pelebaran Jalan. Foto: Dok. Pemkab Bantul.
Bantul -

Gapura Selamat Datang Kabupaten Bantul dirobohkan menyusul adanya pelebaran jalan di jalan Bantul. Perobohan gapura sendiri sudah selesai dilakukan dini hari tadi.

Penanggung jawab proyek pelebaran Jalan Bantul, Zainal Mutaqim, menjelaskan perobohan gapura selamat datang di jalan Bantul berlangsung sejak kemarin, Kamis (28/8) pagi. Di mana awalnya dilakukan pembongkaran ornamen pada gapura tersebut.

"Lalu untuk pembongkaran struktur utama gapura malam tadi menggunakan alat berat. Tapi sekitar pukul 03.00 tadi jalan sudah bersih dan bisa dilalui kembali," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zainal melanjutkan perobohan gapura yang menjadi salah satu ikon Bantul ini terkait pelebaran jalan Bantul. Adapun menyesuaikan lebar Jalan Jenderal Sudirman dan tahun ini mulai dari gapura selamat datang hingga simpang tiga Cepit.

ADVERTISEMENT

"Alasannya gapura harus dibongkar karena posisinya di tengah jalan yang akan dilebarkan. Kalau tidak dirobohkan gapura jadi ada di tengah jalan dan itu berpotensi membahayakan pengguna jalan," ujarnya.

Terkait apakah akan ada pembangunan gapura baru, Zainal menyebut kemungkinan besar ada. Mengingat gapura tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.

"Kalau rencana pembangunan kembali gapura itu kewenangan Dinas Pariwisata, karena gapura itu aset Dinas Pariwisata," ucapnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, membenarkan gapura tersebut merupakan aset Dispar. Menurutnya, memang ada rencana pembangunan ulang gapura setelah pelebaran jalan selesai.

"Memang gapura itu aset Dispar, tapi soal pembangunan kembali akan kami bicarakan dengan PU (DPUPKP Bantul). Karena pelaksana pembangunan ada di PU," kata Purnomo.




(apl/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads