9 Kambing Mati Tercabik di Gunungkidul Ternyata Dimangsa Anjing Liar

9 Kambing Mati Tercabik di Gunungkidul Ternyata Dimangsa Anjing Liar

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 28 Okt 2026 17:08 WIB
Beberapa kambing mati akibat serangan anjing liar di Bulak Belang, Bamban, Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul, Rabu (28/10/2026).
Beberapa kambing mati akibat serangan anjing liar di Bulak Belang, Bamban, Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul, Rabu (28/10/2026). (Foto: Dok. Polres Gunungkidul)
Gunungkidul -

Polisi mengungkap penyebab matinya sembilan ekor kambing dengan kondisi mengenaskan di Bulak Belang, Bamban, Bohol, Rongkop, Gunungkidul. Kambing-kambing tersebut mati akibat serangan anjing liar.

"Untuk penyebab matinya sembilan ekor kambing di Rongkop karena serangan anjing liar," kata Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran saat dihubungi detikJogja, Rabu (28/10/2026).

Semua itu, lanjut Tukiran, berdasarkan keterangan dari pemilik ternak yang sempat melihat ada hewan liar di sekitar kandang kambing. Di mana jumlah anjing liar itu lebih dari satu ekor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena saat kejadian, saksi melihat ada dua ekor anjing dewasa dan saat dilempar saksi dua anjing itu berlari ke arah barat menjauhi kandang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Terlebih, kambing-kambing saat ditemukan kondisinya tercabik-cabik. Selain itu, pada tubuh kambing-kambing tersebut mengalami luka pada beberapa bagian tubuh.

"Sampai di lokasi, petugas mendapati sembilan ekor kambing mati tergeletak di kandang dengan kondisi tercabik-cabik. Selain itu ada luka gigitan di bagian leher, perut dan kaki bagian belakang," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kambing milik warga yang dipelihara di Bulak Belang, Bamban, Bohol, Rongkop, Gunungkidul mati dengan kondisi tercabik-cabik dan mengalami luka gigitan. Polisi menyebut kambing-kambing itu menjadi korban serangan anjing liar.

"Betul, ada sembilan kambing di Bohol, Rongkop yang ditemukan mati," kata Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran saat dihubungi detikJogja, Rabu (28/10/2026).



(aku/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads