Kecelakaan beruntun melibatkan tiga mobil terjadi di Ring Road Barat, Jalan Siliwangi, Dusun Turusan, Banyuraden, Gamping, Sleman. Kecelakaan ini diduga dipicu saat salah satu mobil kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
"Kecelakaan terjadi sekitar Rabu (29/10) sekitar pukul 06.10 WIB. Kecelakaan ini diduga bermula saat sebuah mobil kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan," ungkap Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, saat dihubungi detikJogja, Rabu (28/10/2026).
Argo menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Mitsubishi SS yang dikemudikan J (40), warga Bantul, Honda Jazz yang dikemudikan S (44), warga Tempel, Sleman, serta Daihatsu Xenia yang dikemudikan S (59), warga Moyudan, Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil Mitsubishi SS melaju dari arah selatan menuju utara. Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menabrak dua mobil yang melaju dari arah utara menuju selatan," jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kata Argo, sejumlah pengemudi dan penumpang mengalami luka memar. Mereka kemudian mendapatkan penanganan medis secara rawat jalan.
"Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 50 juta," tuturnya.
Argo menambahkan, petugas memeriksa kondisi korban serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan.
"Petugas Satlantas Polresta Sleman telah mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi korban, mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.
Argo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dan tetap berkonsentrasi selama perjalanan. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
"Pengemudi diharapkan beristirahat apabila merasa lelah atau kurang sehat. Patuhi rambu dan marka lalu lintas demi keselamatan bersama," pungkasnya.
