Ledakan terjadi di tempat usaha laundry di Patehan, Kraton, Kota Jogja, kemarin. Polisi mengungkap detik-detik insiden yang disebabkan oleh mesin boiler setrika uap itu.
Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, mengatakan peristiwa bermula saat karyawan laundry, TS (40), membuka laundry pada Kamis (22/10) sekitar pukul 08.00 WIB. TS kemudian menyalakan mesin boiler setrika uap yang berada di ruang belakang, sebelum menuju ke meja kasir.
"Sekira pukul 09.15 WIB tiba-tiba terjadi ledakan dari mesin boiler tersebut yang mengakibatkan korban mengalami luka dan kerusakan pada bangunan bagian atap jebol maupun peralatan laundry mengalami kerusakan," kata Dani saat dihubungi detikJogja, Kamis (22/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena ledakan itu, TS menderita sejumlah luka di tubuhnya.
"Ledakan terjadi sekitar pukul 09.15 WIB tadi. Korban mengalami luka sobek pada bagian perut sebelah kiri sepanjang sekitar 10 sentimeter, luka lecet pada lengan kiri, serta luka bakar pada pipi kiri," ungkapnya.
"Korban langsung dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan medis," sambungnya.
Sementara tabung boiler setrika uap tersebut terlempar dan jatuh beberapa meter jauhnya.
"Sedangkan tabung boiler terlempar ke udara dan jatuh di lapangan olahraga halaman SD dengan jarak lebih kurang 50 meter dari lokasi tempat laundry," kata Dani.
Dani melanjutkan, selain mengakibatkan korban luka, ledakan itu juga merusak sejumlah peralatan laundry, termasuk empat unit mesin cuci dan satu unit mesin boiler. Peralatan laundry lainnya juga turut terdampak.
"Kerusakan juga terjadi pada ruko Miracle yang berada di sebelah timur laundry. Sejumlah kaca figura di ruko tersebut dilaporkan rusak," katanya.
Dani mengatakan, tempat laundry tersebut baru beroperasi sekitar dua minggu. Seluruh peralatan yang digunakan juga masih baru.
"Kerugian peralatan laundry diperkirakan mencapai Rp 85 juta. Sementara itu, kerugian akibat kerusakan bangunan masih belum dapat ditaksir," pungkasnya.
