Cerita Korban Selamat Laka Maut Rombongan Suporters PSS di Tol Madiun

Regional

Cerita Korban Selamat Laka Maut Rombongan Suporters PSS di Tol Madiun

Sugeng Harianto - detikJogja
Minggu, 18 Okt 2026 15:52 WIB
Rombongan suporter PSS Sleman yang kecelakaan di Tol Madiun
Rombongan suporter PSS Sleman yang kecelakaan di Tol Madiun. (Foto: Sugeng Hariono/detikJatim)
Jogja -

Rombongan suporter PSS kecelakaan saat perjalanan menonton laga lawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Mobil Toyota Hiace yang mengangkut suporter itu menabrak truk tronton di ruas Tol Ngawi-Kertosono hingga mengakibatkan empat orang meninggal.

Salah satu korban selamat dalam kecelakaan itu menceritakan berangkat dari Sleman sekitar pukul 06.00 WIB. Dia dan rombongan hendak menonton laga PSS Sleman melawan Persebaya pada sore ini.

"Tadi rombongan kendaraan nomor tiga yang kecelakaan dari enam total kendaraan," ujar Dimas kepada detikJatim di IGD RSUD Caruban, Madiun, Minggu (18/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimas menyebut kecelakaan terjadi pukul 09.30 WIB. Kala itu dia sedang tertidur sehingga tidak tahu pasti tabrakan terjadi.

ADVERTISEMENT

"Tadi berangkat sekitar pukul 06.00 WIB dari Sleman dan kecelakaan dengan tronton. Saya ndak tahu karena posisi tidur," ujar Dimas.

Disebutkan kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni Toyota Hiace bernopol AB 7831 E dan truk tronton bernopol H 1872 AG. Dari keterangan polisi, Hiace itu dikemudikan pria berinisial H. Diduga karena kurang konsentrasi, minibus itu menabrak bagian belakang samping kanan truk yang melaju di jalur lambat.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki menyebut korban meninggal berjumlah empat orang. Satu di antaranya meninggal di lokasi, sedangkan tiga lainnya meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Caruban.

"Betul korban bertambah jadi empat," ujar Ridwan saat dikonfirmasi detikJatim.

"Meninggal yang satu di lokasi, yang tiga di RSUD Caruban saat perawatan," papar Ridwan.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

"Saat ini masih penyelidikan," ujar Ridwan.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads