2 Orang Ditangkap Buntut Aksi Pengeroyokan Kelompok Bersajam di Bantul

2 Orang Ditangkap Buntut Aksi Pengeroyokan Kelompok Bersajam di Bantul

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 28 Sep 2026 07:00 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Bantul -

Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap seorang pria di Tegalrejo, Srigading, Sanden, Bantul. Sementara itu, satu pelaku lainnya yang telah diketahui identitasnya masih diburu polisi.

"Petugas mengamankan dua orang terkait kasus pengeroyokan menggunakan sajam di Sanden, Bantul," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto saat dihubungi wartawan, Minggu (27/9/2026).

Dua pelaku yang ditangkap yakni RDC (30) dan DEP (29). Keduanya merupakan warga Palbapang, Bantul. Mereka diamankan polisi pada Jumat (25/9) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain mengamankan dua orang, petugas juga mengamankan barang bukti celurit dan kerambit," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kasus tersebut bermula saat korban, EEP (43), warga Bojong, Panjatan, Kulon Progo, datang bersama rekannya ke Tegalrejo. EEP hendak menemui seseorang berinisial S untuk meluruskan suatu permasalahan.

"Sampai di lokasi, S ternyata tidak berada di rumahnya," ucapnya.

EEP kemudian bertemu dengan ST bersama sejumlah rekannya yang berada di depan rumah S. EEP lalu berbincang dengan ST.

Namun, saat perbincangan berlangsung, terjadi kesalahpahaman hingga berujung pengeroyokan terhadap EEP. Para pelaku disebut menggunakan senjata tajam dalam aksinya.

"Saat mengobrol dengan ST dan rekan-rekannya terjadi kesalahpahaman dan akhirnya korban dikeroyok. Pengeroyokan itu dilakukan pakai sajam," katanya.

Akibat pengeroyokan tersebut, EEP mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka sobek pada lutut kiri, punggung, siku tangan kanan, kedua telapak tangan, serta paha kanan.

Rekan EEP kemudian membawanya ke Rumah Sakit Saras Adyatma, Bambanglipuro, Bantul, untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya," ujarnya.

Polisi masih memburu satu pelaku lainnya dalam kasus tersebut. Pelaku yang diketahui berinisial ST (34) itu disebut sempat mengobrol dengan korban sebelum pengeroyokan terjadi.

"Satu pelaku yakni ST (34), warga Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, masih melarikan diri dan saat ini dalam pencarian petugas," ucapnya.



(aku/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads