5 Hewan Peliharaan yang Mampu Membaca Tanda Kedatangan Gempa, Apa Saja?

5 Hewan Peliharaan yang Mampu Membaca Tanda Kedatangan Gempa, Apa Saja?

Nur Umar Akashi - detikJogja
Senin, 14 Sep 2026 15:12 WIB
Ilustrasi Merpati, salah satu hewan peliharaan yang diyakini mampu membaca tanda gempa bumi.
Merpati, Salah Satu Burung yang Diyakini Mampu Membaca Tanda Sebelum Gempa (Foto: Hkyu Wu/Unsplash)
Jogja -

Gempa adalah satu dari sekian banyak tipe bencana alam. Fenomena alam yang terjadi secara tiba-tiba ini mengkhawatirkan, terlebih apabila kekuatannya besar. Sebab, bukan hanya kerugian materiil yang mungkin terjadi, tetapi juga nyawa.

Sayangnya, sebagaimana penjelasan dari United States Geological Survey (USGS), gempa tidak bisa diprediksi. Mentok-mentok, yang bisa diketahui adalah probabilitas terjadinya gempa di suatu daerah dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimana dengan hewan? Kabarnya, ada beberapa hewan yang mampu membaca tanda-tanda sebelum gempa terjadi. Salah satunya yang terkenal adalah ikan oarfish atau lazim dikenal sebagai doomsday fish. Ikan laut dalam ini dilaporkan muncul ke permukaan dalam beberapa event sebelum gempa besar terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah ada hewan lain, terkhusus yang bisa dijadikan peliharaan? Yuk, cek daftar hewan peliharaan yang ditengarai mampu membaca tanda sebelum gempa dalam uraian berikut. Baca sampai tuntas agar tidak terkecoh, ya, detikers!

ADVERTISEMENT

Hewan Peliharaan yang Bisa Mendeteksi Gempa

Apakah ada hewan peliharaan yang sudah detikers miliki? Atau justru tengah mencari referensi? Cek selengkapnya!

1. Ular

Bagi banyak orang, ular adalah hewan yang menyeramkan. Bagaimana tidak, sebagian memiliki bisa mematikan, sedangkan lainnya punya tubuh perkasa yang mampu meremukkan tulang. Belum lagi, tatapan dan desisannya begitu menggentarkan.

Dilansir GeoQuake, pada 373 Sebelum Masehi (SM), kepergian kawanan ular dari Kota Helike di Yunani menjadi sinyal. Benar saja, tak seberapa lama, gempa dahsyat disusul tsunami terjadi.

Pun di China tahun 1975, keluarnya ular dari lubang persembunyian mereka di Kota Haicheng dijadikan pertanda. Evakuasi segera dilakukan sehingga mencegah banyak korban jiwa berjatuhan akibat gempa berkekuatan 7.3 magnitudo yang terjadi.

Belum ada penjelasan pasti bagaimana ular bisa mendeteksi atau setidaknya membaca tanda-tanda kedatangan gempa bumi. Diperkirakan, mereka mampu melakukannya karena sangat peka terhadap pelbagai tipe getaran. Juga penglihatan inframerah dan indra penciuman ular berperan.

Menurut para ilmuwan China, ular diperkirakan mampu mendeteksi aktivitas seismik 5 hari sebelum gempa terjadi dengan radius hingga 75 mil dari pusat. Mereka akan menunjukkan perilaku abnormal, seperti mengakhiri hibernasi dan menabrak dinding.

2. Kucing

Siapa yang tidak kenal dengan hewan berbulu menggemaskan ini? Menariknya, selain sering 'buat masalah' di rumah, kucing juga dianggap mampu mendeteksi gempa, lho!

Dirujuk dari Cat It, sejatinya para ilmuwan belum bersepakat mengenai mampukah hewan berkaki empat ini memprediksi gempa bumi jauh hari. Namun, ada penelitian yang menyebut kucing bisa merasakannya hingga 15 detik sebelum kejadian.

Sebagaimana detikers ketahui, gempa dimulai dengan gelombang P yang cepat dan halus. Baru setelahnya, gelombang S tiba. Berbeda dari manusia, kucing mungkin dapat merasakan gelombang P tersebut.

Mereka akan bertingkah aneh kala merasakannya. Kucing bisa jadi berlarian panik ke segala arah. Sementara itu, yang lain memilih bersembunyi. Bagi sang pemilik, perilaku aneh ini bisa menjadi peringatan awal untuk segera melindungi diri dari kemungkinan gempa.

3. Kodok

Banyak orang menyukai kodok (toad) sebagai hewan peliharaan karena relatif mudah dirawat. Mereka juga tenang dan tidak butuh banyak ruang untuk hidup bahagia.

Berdasarkan laporan The Guardian, sebuah penelitian di Journal of Zoology menunjukkan koloni kodok meninggalkan tempat kawin mereka 3 hari sebelum gempa terjadi di L 'Aquila Italia tahun 2009 silam. Mereka baru kembali ke tempat kawin itu 10 hari setelah gempa, termasuk susulannya, rampung.

Para kodok itu diperkirakan pergi karena mendeteksi gelombang seismik atau kemiringan tanah. Ada juga kemungkinan makhluk tersebut membaca gangguan di ionosfer Bumi.

Menurut laporan Australian Geographic, riset Dr Rachel Grant dan tim yang dipublikasikan di International Journal of Environmental Research and Public Health menunjukkan kemungkinan lain. Dijelaskan bahwa kodok-kodok itu pergi kemungkinan karena merasakan semacam racun yang terbentuk akibat tekanan bawah tanah intens.

4. Anjing

Dikutip dari American Kennel Club, sebuah studi gempa bumi di Siberia mencatatkan perubahan perilaku cemas pada anjing. Mereka menggonggong tanpa alasan, melolong, dan berlarian tak tentu arah beberapa menit hingga beberapa jam sebelum gempa terjadi.

Penelitian lain yang dilakukan di sebuah peternakan Italia menemukan hasil serupa. Beberapa hewan, termasuk sapi, domba, dan anjing, menunjukkan tingkat aktivitas yang luar biasa tinggi menjelang gempa. Mereka bereaksi semakin 'beringas' apabila semakin dekat dengan titik episentrum gempa.

5. Burung

Ada banyak kejadian yang mengindikasikan kemampuan burung membaca tanda kedatangan gempa bumi. Dilansir Little Peckers, salah satunya adalah pada gempa bumi Oklahoma September 2021. Citra radar menunjukkan peningkatan jumlah burung liar yang terbang 15 menit sebelum bencana alam itu terjadi.

Disadur dari Animals Around The Globe, salah satu jenis burung yang diyakini mampu memprediksi gempa bumi adalah merpati. Diperkirakan, burung satu ini menggunakan indra mereka yang tajam, termasuk magnetoresepsi burung, penglihatan, dan pendengaran untuk menangkap pertanda.

Meski sejumlah penelitian dan laporan menunjukkan adanya perubahan perilaku pada beberapa hewan sebelum gempa bumi terjadi, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk memastikan bahwa hewan benar-benar mampu memprediksi gempa.

Perilaku seperti ular keluar dari persembunyian, kucing dan anjing menjadi gelisah, hingga kodok meninggalkan habitatnya memang menarik untuk diamati. Namun, tetap saja belum dapat dijadikan indikator pasti bahwa gempa akan segera terjadi.

Dengan demikian, alih-alih menyebut mereka mampu memprediksi gempa bumi, hewan-hewan peliharaan di atas diyakini mampu merasakan tanda-tanda tertentu sebelum gempa terjadi. Perilaku aneh bisa dijadikan peringatan, tetapi tidak sepatutnya dijadikan patokan pengambilan keputusan.

Nah, itulah 5 hewan peliharaan yang mampu membaca tanda sebelum kedatangan gempa. Semoga menambah wawasan detikers, ya!



(num/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads