Polisi Ungkap Ada Dugaan Sapi Mati Misterius di Gunungkidul Disembelih Orang

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 07 Sep 2026 12:17 WIB
Ilustrasi sapi mati. Foto: Dok. BPBD Gunungkidul
Gunungkidul -

Polisi menyebut pemilik sapi yang mati misterius di Girimulyo, Panggang, Gunungkidul enggan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panggang. Meski begitu, polisi tetap menyelidiki kasus tersebut yang diduga sengaja disembelih oleh seseorang.

"Meski tidak laporan kami tetap penyelidikan, kami hanya ingin pastikan penyebab matinya sapi itu karena apa. Memang ada luka seperti bekas disembelih, tapi kalau itu dilakukan satu orang yang tidak mungkin. Tapi semua itu tetap haru ada pembuktiannya," kata Kanit Reskrim Polsek Panggang, Aiptu Suyanto saat dihubungi detikJogja, Senin (7/9/2026).

Bahkan, Suyanto menyebut Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco juga telah menemui pemilik sapi. Namun, hasilnya tetap sama yakni pemilik enggan melaporkan kematian sapinya ke Polsek Panggang.

"Korban tidak mau lapor karena menurut korban kejadian itu (sapi mati dengan luka sayatan di leher) merupakan suatu musibah," ujarnya.

Suyanto menambahkan, meski pemilik sapi enggan melaporkan kejadian tersebut, polisi tetap melakukan penyelidikan. Pasalnya, polisi menduga ada kejanggalan dalam kematian sapi tersebut.

"Meski tidak laporan kami tetap penyelidikan, kami hanya ingin pastikan penyebab matinya sapi itu karena apa. Memang ada luka seperti bekas disembelih, tapi kalau itu dilakukan satu orang yang tidak mungkin. Tapi semua itu tetap haru ada pembuktiannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seekor sapi milik warga Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul mati dalam kondisi dua paha belakangnya hilang. Saat ini polisi masih menyelidiki apakah sapi itu disembelih orang tidak dikenal atau korban serangan hewan liar.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, mengatakan kejadian bermula saat Partiyem pergi ke kandang ternaknya di ladang, hari ini sekitar pukul 07.00 WIB. Hal tersebut untuk mengecek dan memberi pakan ternak milik suaminya.

"Sampai di kandang, saksi (Partiyem) mendapati sapi mati dengan kondisi beberapa bagian tubuhnya hilang," katanya saat dihubungi detikJogja, Jumat (4/9).

Mendapati hal tersebut, Partiyem memberitahu suaminya dan berlanjut hingga Polsek Panggang. Mendapat informasi tersebut, Polsek Panggang langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Berdasarkan kondisi fisik bangkai sapi di lokasi, muncul dua dugaan kuat penyebab kematian, yaitu menjadi korban penyembelihan oleh orang asing, atau akibat serangan hewan liar," ujarnya.



Simak Video "Video: Warga Tanam Pisang di Jalan Alternatif Klaten-Gunungkidul yang Rusak Parah"

(apl/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork