Pendaftaran DPD RI Awards 2026 sudah dibuka. Ayo daftarkan tokoh asal Jogja untuk berbagai kategori, termasuk tokoh pelestari budaya.
Pendaftaran telah dibuka sejak 27 Juli hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Masyarakat bisa mengusulkan sosok yang dinilai layak mendapat penghargaan.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman resmi http://awards.dpd.go.id/nominasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belajar dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, DPD RI melakukan sejumlah pembenahan agar DPD Awards tahun ini dapat menjangkau lebih banyak sosok inspiratif dari berbagai daerah, mulai dari persiapan yang lebih terencana hingga kategori penghargaan yang lebih spesifik dan berfokus pada individu," tulis DPD dalam keterangan resminya, Selasa (11/8/2026).
Kategori Penghargaan
Ada empat kategori DPD Awards tahun ini, yakni Pendidikan, Kesehatan, Seni dan Budaya, serta Ketahanan Pangan.
BIDANG PENDIDIKAN: Kategori Inovator Pendidikan Non Formal/Pendidikan Luar Sekolah
Diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan berkontribusi dalam pendirian dan pengembangan pendidikan nonformal guna memperluas akses pembelajaran dan meningkatkan kesempatan belajar bagi berbagai kelompok masyarakat.
BIDANG KESEHATAN: Kategori Inovator Teknologi Kesehatan
Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
BIDANG KETAHANAN PANGAN: Kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan
Diberikan kepada individu yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
BIDANG SENI DAN BUDAYA: Kategori Pelestari Budaya Daerah
Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, akan ada Special Recognition Awards bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.
"Melalui DPD RI Awards 2026, DPD RI berharap semakin banyak sosok yang telah bekerja dan berkarya bagi masyarakat mendapatkan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," tutup DPD RI.
Angkat Kiprah Tokoh Daerah ke Panggung Nasional
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengatakan, DPD Award digelar untuk memberi penghormatan kepada figur-figur inspiratif dari berbagai daerah. Sebab, menurutnya banyak tokoh yang selama ini bekerja dan berkontribusi secara nyata tanpa sorotan publik nasional.
"Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar," ucap Sultan dalam DPD Awards tahun 2025 lalu.
Sultan juga menjelaskan bahwa penghargaan ini sekaligus mencerminkan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPD RI di tingkat pusat. Ia mengingatkan bahwa anggota DPD RI adalah representasi langsung dari kepentingan daerah yang membawa suara rakyat agar hadir dalam kebijakan nasional.
Menurutnya, masih banyak tokoh masyarakat yang sesungguhnya menjadi penggerak perubahan dan pendorong kemajuan daerah di berbagai sektor strategis namun belum mendapat apresiasi yang memadai.
"Beberapa kategori pantas diberikan kepada orang daerah atau tokoh-tokoh daerah yang memang kontribusinya cukup signifikan," katanya.
Kontribusi para kandidat dan finalis, lanjut Sultan, mencakup sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga pelestarian lingkungan. DPD Awards diharapkan dapat memperkuat semangat bagi para tokoh ini untuk terus menginspirasi dan memperluas dampak perjuangannya di masyarakat.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Kuliah Tak Kunjung Lulus Bikin Mahasiswa Sleman Ngamuk Rusak Sana-sini
Ulah Pemotor Mabuk lalu Ngamuk Rusak Palang KA di Sleman