Asyik Main Petak Umpet, Kepala Bocah SD Gunungkidul Terjepit Tembok Pagar

Asyik Main Petak Umpet, Kepala Bocah SD Gunungkidul Terjepit Tembok Pagar

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 28 Jul 2026 14:06 WIB
young boys and girls playing hide and seek in park, with kid counting leaning on tree
Ilustrasi petak umpet. Foto: iStock
Gunungkidul -

Seorang siswi SD Negeri di Dayakan, Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, kepalanya terjepit di celah dinding dan pagar saat main petak umpet di sekolah. Siswi tersebut akhirnya bisa dievakuasi usai warga mendongkrak dinding pagar.

Kapala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko, mengatakan kejadian bermula saat DTP (8), warga Kepuh, Dadapayu mengikuti kegiatan korve di sekolahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Setelahnya, bocah itu bermain petak umpet di sekolah bersama teman-temannya.

"Kemudian ada siswi yang berusaha bersembunyi di celah pagar, tapi kepalanya malah terjepit," kata Handoko saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Handoko menjelaskan, kepala DTP terjepit di antara tembok pagar yang berdekatan dengan tembok musala. Di mana antara pagar dan tembok tersebut menyisakan ruang kosong sekitar 15 sentimeter.

ADVERTISEMENT

"Korban berhasil dievakuasi oleh warga dengan selamat," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) 3 Damkarmat Gunungkidul, Totok menyebut setelah mendapat laporan tersebut regunya langsung menuju ke lokasi kejadian. Menurutnya, perjalanan dari markas Damkarmat ke lokasi kejadian sekitar 15 menit.

"Jadi kami sampai sana sudah dievakuasi oleh warga. Kalau berapa lama siswi itu kepalanya terjepit ya kira-kira 10 sampai 15 menit sesuai lama perjalanan kami tadi," ucap Totok.

Totok menyebut warga menggunakan dongkrak untuk mengevakuasi DTP. Sebab, salah satu dinding berupa pagar sehingga bisa dilonggarkan.

"Pakai dongkrak, jadi biar menekan tembok pagar. Karena tadi kan kebetulan terjepit di antara ruang kosong pagar dan musala," katanya.

Menurut Totok, jika siswi tersebut terjepit di antara dua tembok bangunan maka evakuasi akan memakan waktu.

"Kalau itu terjepitnya di dua tembok bangunan sulit, tapi kan antara tembok musala dam pagar. Nah, tadi didorong pakai dongkrak alhamdulillah bisa," ujarnya.

Menyoal kondisi DTP, Totok menyebut tidak mengalami luka. Namun, wajah DTP sempat memerah akibat kepalanya terjepit.

"Alhamdulillah aman, siswinya tadi tanpa luka yang berarti," ucapnya.



(ams/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads