Monyet Lepas dari Ibarbo 'Gentayangan' di SMPN 1 Sleman

Monyet Lepas dari Ibarbo 'Gentayangan' di SMPN 1 Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 27 Jul 2026 07:35 WIB
Penampakan tiga ekor monyat yang berkeliaran di SMP Negeri 1 Sleman, Rabu (22/7/2026).
Penampakan tiga ekor monyat yang berkeliaran di SMP Negeri 1 Sleman, Rabu (22/7/2026). Foto: dok. Istimewa
Jogja -

Tiga ekor monyet bikin geger SMPN 1 Sleman ternyata lepas dari Ibarbo Park. Monyet itu ternyata lepas saat dipindahkan dari kandang.

Kemunculan monyet itu awalnya diketahui petugas keamanan SMPN 1 Sleman pada Rabu, 22 Juli 2026. Ketiga monyet itu pun berkeliaran di kawasan sekolah dan bikin para siswa tak fokus.

"Iya hari Rabu siang, ketahuannya siang. Pagi ini masih ada, ternyata masih ada di sekolah, sekitaran sekolah, tiga ekor," jelas Petugas keamanan SMPN 1 Sleman, Ahmad Fauzan saat ditemui di SMPN 1 Sleman, Jetis, Caturharjo, Sleman, Kamis (23/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau untuk hari ini ada guru yang mengeluhkan bilangnya mengganggu, agak mengganggu. Karena di saat monyet itu lewat di selasar kelas, otomatis perhatian anak langsung ke situ. Iya mengganggu konsentrasi anak waktu belajar, pembelajaran," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Fauzan bilang pihaknya sudah mencoba menelusuri asal tiga monyet ini. Akhirnya diketahui monyet tersebut berasal dari tempat wisata bernama Ibarbo Park yang lokasinya memang tidak jauh dari sekolah.

"Kalau sementara kita konfirmasikan, itu katanya dari Ibarbo. Lepas 10 (ekor monyet) kemarin, terus bilangnya sudah ketangkap empat. Nah, hari ini saya konfirmasi lagi sudah ketangkap tujuh, berarti masih ada tiga yang di sekolahan ini," terangnya.

Kabar soal asal usul ketiga monyet itu pun dibenarkan pihak Ibarbo Park. GM Ibarbo Park Ajris Sufata menyebut monyet itu awalnya hendak dipindahkan karena bau.

"Dulu kan kita punya monyet, itu memang untuk, kita kan bisnisnya memang taman wisata ya, terus ada kebun binatang mini itulah ya. Terus banyak masukan di Google, monyetnya itu bikin bau," jelas Ajris saat dihubungi, Kamis (23/7).

Total ada 10 monyet yang diserahkan ke komunitas. Namun, ada tiga ekor yang terlepas saat proses pemindahan.

"Setelah dipindahkan ke kandang yang dekat SMP 1, bulan November kalau nggak salah, itu lepas. Jadi bukan kandangnya monyet asli ya, kayak kayak kecil-kecil kotak-kotak gitu lho kayak kandang apa ya, kandang kandang kucing-kucing yang ukuran kecil gitu lho," ungkapnya.

Sederet upaya sudah dilakukan Ibarbo Park untuk menangkap ketiga monyet itu. Namun, hingga Sabtu (25/7) lalu upaya itu belum membuahkan hasil.

"Terkait informasi monyet ekor panjang yang terlihat berkeliaran di sekitar SMPN 1 Kalasan, dapat kami sampaikan bahwa satwa tersebut hingga saat ini memang belum berhasil ditangkap untuk dikandangkan kembali," jelas Ajris, Sabtu (25/7).

Pihak Ibarbo pun menggandeng komunitas dan melapor ke BKSDA untuk upaya penanganan monyet tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mendekati, memberi makan maupun mencoba menangkap monyet itu secara mandiri guna mencegah risiko yang tak diinginkan.

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan internal, komunitas, dan membuat laporan ke BKSDA dalam melakukan upaya penanganan secara hati-hati agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman, baik bagi satwa maupun masyarakat sekitar," terangnya.



(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads