Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Wanita misterius yang dievakuasi karena berjalan ke tengah perairan Pantai Parangtritis, Bantul, kabur dari pos SAR. Petugas menduga perempuan itu mengalami gangguan psikologis atau depresi.
"Yang bersangkutan pergi meninggalkan pos tidak berpamitan," kata Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis-Depok, Sektiaji Bagus saat dihubungi detikJogja, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sektiaji mengatakan, kejadian tersebut berlangsung kemarin, Kamis (9/7) sore. Padahal, sebelumnya perempuan berhijab ini berada di pos bersama petugas SAR.
"Kemarin itu sudah ditanya-tanya tapi jawabannya tidak nyambung. Saat ditanya alamat rumah jawabnya malah pantai selatan, karena itu kemarin kami tidak bisa memulangkan yang bersangkutan," ujarnya.
Selain itu, berulang kali perempuan tersebut ingin kembali ke tengah laut. Terlebih jika mendengar suara sirene ambulans, perempuan itu langsung lari ke laut.
"Kemarin itu ibunya sempat lihat ambulans melintas terus lari ke laut, mungkin ada trauma sama ambulans atau apa kami juga kurang tahu dan sudah ditenangkan dan diajak ke pos mau," ucapnya.
Sektiaji menduga perempuan itu mengalami gangguan terkait psikologis. Sebab, perempuan itu sulit diajak berkomunikasi dan terkesan ngelantur saat berbicara.
"Perilakunya kemarin seperti orang depresi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan SAR di Pantai Parangtritis, Bantul, mengevakuasi perempuan berhijab yang berjalan ke tengah pantai. Kini petugas berupaya melacak keluarga wanita tanpa identitas tersebut.
Koordinator Jogo Segoro Wilayah Parangtritis-Depok, M Arif Nugraha, menjelaskan awalnya ada seorang perempuan yang berada di pinggir Pantai Parangtritis siang itu. Namun, perempuan itu terpantau terus berjalan ke tengah laut.
"Petugas yang mengetahui ada perempuan berjalan terlalu jauh ke tengah laut lalu mendatangi dan membujuk perempuan itu agar mau kembali ke daratan," kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (9/7/2026).
Akhirnya, perempuan tersebut mau kembali ke daratan. Selanjutnya petugas membawa perempuan itu ke posko SAR Parangtritis.
"Perempuan itu lalu mulai tenang dan dapat diajak berkomunikasi. Tapi dari keterangannya tadi, tas milik perempuan itu hanyut terbawa ombak," ujarnya.
Oleh sebab itu, petugas masih berupaya mencari identitas perempuan tersebut. Selain itu, petugas masih mengajak komunikasi perempuan itu agar mau memberikan nomor yang bisa dihubungi.

Komentar Terbanyak
John Wick Anjing di Bantul Mati Diracun, Pemilik Pasang Spanduk Sumpahi Pelaku
Kasus Legislator Bentak Bakul Bakmi di Gunungkidul Berakhir Damai
Kuliah Tak Kunjung Lulus Bikin Mahasiswa Sleman Ngamuk Rusak Sana-sini