Jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul urung melaksanakan ibadah di Pakuwon Mall, Sleman, seperti hasil kesepakatan Forkopimda dan GMS beberapa waktu lalu. GMS pun menjelaskan alasan di balik keputusan itu.
Humas GMS Pusat, Josiah Michael, menjelaskan alasan ibadah jemaat GMS urung digelar di Pakuwon Mall lantaran jarak yang terlampau jauh dari Bantul.
"Mengenai ibadah ke Pakuwon (Mall) nggak jadi mas, karena kasihan jemaat terlalu jauh dari Bantul," ujar Josiah saat dihubungi detikJogja, Minggu (31/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai gantinya, jemaat GMS melaksanakan ibadah secara daring hari ini. Informasi mengenai pelaksanaan ibadah secara online ini juga diinformasikan melalui akun Instagram resmi GMS, @gmschurch.
"Iya betul mas (ibadah dilaksanakan online). Ya mengikuti arahan, kita tidak beribadah onsite minggu ini di Bantul," papar Josiah.
Josiah berharap pelaksanaan ibadah secara daring ini hanya dilakukan sekali saja. Pihaknya pun masih terus berupaya melengkapi perizinan agar ibadah ke depannya bisa segera digelar di GMS Sewon Bantul.
"Kita harap hanya ibadah hari ini ya (yang digelar online), karena ibadah itu kan kewajiban untuk berkumpul di gereja. Kita akan terus koordinas ya dengan Pemkab Bantul. Doakan segera ada solusi untuk ibadah kami," pungkas Josiah.
Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkap hasil kesepakatan antara Forkopimda dan GMS Sewon, Bantul pasca pembubaran ibadah di gereja tersebut. Hasilnya untuk sementara waktu GMS Bantul tidak digunakan, dan jemaat sepakat melaksanakan ibadah di Pakuwon Mall.
"Kemarin sudah disepakati untuk sementara bangunan itu tidak digunakan dulu untuk beribadah," kata Halim kepada wartawan di Masjid Agung Manunggal Bantul, Rabu (27/5/2026).
Terkait apakah Pemkab akan memfasilitasi tempat ibadah sementara untuk umat GMS Bantul, Halim mengaku hal itu tidak ada dalam kesepakatan. Sehingga Pemkab belum bisa menyediakan tempat sementara untuk ibadah umat GMS Bantul.
"Jadi kita mengikuti kesepakatan yang sudah ada beberapa waktu yang lalu bahwa untuk sementara saudara-saudara kita, umat Kristen yang tergabung dalam GMS ini untuk tidak menggunakan dulu, ya," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto mengaku telah menggelar rapat koordinasi dengan unsur terkait beberapa hari lalu. Adapun rakor tersebut melibatkan Pemkab hingga GMS Bantul.
"Kami kemarin sudah melaksanakan rakor dengan unsur terkait, dari Gereja GMS kemudian dari Pemkab. Hasilnya mereka akan kembali sementara waktu sembari menunggu proses perizinan ini keluar akan melaksanakan peribadatan di Pakuwon Mall. Kesepakatannya seperti itu," ucapnya.
