Jemaat Gereja GMS Bantul Pilih Gelar Ibadah Online Hari Ini

Jemaat Gereja GMS Bantul Pilih Gelar Ibadah Online Hari Ini

Adji G Rinepta - detikJogja
Minggu, 31 Mei 2026 12:33 WIB
Ilustrasi gereja
Ilustrasi ibadah di gereja. Foto: Getty Images/Towasit Kongton
Bantul -

Jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, memutuskan melaksanakan ibadah secara daring (online). Jemaat berharap ibadah online bisa dilakukan sekali saja.

Pengumuman soal pelaksanaan ibadah online diunggah di Instagram @gmschurch

"Mengikuti imbauan resmi dari pemerintah, maka seluruh kegiatan ibadah GMS Bantul pada tanggal 31 Mei 2026 ditiadakan dan dialihkan menjadi ibadah online melalui streaming di gms.church," tulis keterangan dalam unggahan akun @gmschurch dilihat detikJogja, Minggu (31/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimintai konfirmasi mengenai informasi di unggahan tersebut, Humas GMS Pusat, Josiah Michael pun membenarkan. Ia menyatakan pihaknya mengikuti arahan bahwa jemaat GMS Bantul belum bisa melakukan ibadah di gedung gerejanya sendiri.

ADVERTISEMENT

"Iya betul mas (ibadah dilaksanakan online)," ujar Josiah saat dihubungi detikJogja, hari ini.

"Ya mengikuti arahan, kita tidak beribadah onsite minggu ini di Bantul," sambungnya.

Josiah berharap pelaksanaan ibadah secara dari ini hanya dilakukan sekali saja. Pihaknya pun masih terus berupaya melengkapi perizinan agar ibadah ke depannya bisa segera digelar di GMS Sewon Bantul.

"Kita harap hanya ibadah hari ini ya (yang digelar online), karena ibadah itu kan kewajiban untuk berkumpul di gereja. Kita akan terus koordinas ya dengan Pemkab Bantul. Doakan segera ada solusi untuk ibadah kami," pungkas Josiah.

Sebelumnya, GMS Bantul menyatakan tengah melengkapi administrasi syarat perizinan agar bisa beribadah lagi di gerejanya di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, setelah viral dibubarkan secara paksa oleh suatu kelompok.

"Kita sedang terus berkoordinasi terkait kelengkapan administrasi," kata Josiah kepada awak media, Rabu (27/5).

"Dan GMS Bantul siap melengkapi jika masih ada dokumen lagi yang diperlukan," tambahnya.

Sementara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkap hasil kesepakatan antara Forkopimda dan GMS Sewon, Bantul pasca pembubaran ibadah di gereja tersebut. Hasilnya untuk sementara waktu GMS Bantul tidak digunakan

"Kemarin sudah disepakati untuk sementara bangunan itu tidak digunakan dulu untuk beribadah," kata Halim kepada wartawan di Masjid Agung Manunggal Bantul, Rabu (27/5).

Terkait apakah Pemkab akan memfasilitasi tempat ibadah sementara untuk umat GMS Bantul, Halim mengaku hal itu tidak ada dalam kesepakatan. Sehingga Pemkab belum bisa menyediakan tempat sementara untuk ibadah umat GMS Bantul.

"Jadi kita mengikuti kesepakatan yang sudah ada beberapa waktu yang lalu bahwa untuk sementara saudara-saudara kita, umat Kristen yang tergabung dalam GMS ini untuk tidak menggunakan dulu, ya," ujarnya.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads