- Jadwal Buka Puasa Arafah 2026 Jogja dan Sekitarnya
- Doa Buka Puasa Arafah
- Sunnah-sunnah Buka Puasa Arafah 1. Segera Berbuka Ketika Waktunya Sudah Masuk 2. Awali dengan Basmalah dan Akhiri dengan Hamdalah 3. Buka Puasa dengan Kurma 4. Berdoa Sesuai Hajat Masing-masing 5. Membaca Doa Buka Puasa Setelah Berbuka
Hari ini, Selasa, 26 Mei 2026, umat Islam tengah menunaikan puasa Arafah yang memiliki keutamaan agung. Sama seperti puasa lain, waktu berakhirnya puasa Arafah adalah ketika Matahari terbenam. Jam berapa?
Dasar waktu berbuka puasa saat Matahari terbenam yang ditandai dengan adzan Maghrib difirmankan Allah SWT dalam Al-Quran. Tepatnya di surat al-Baqarah ayat 187, Allah SWT berfirman:
وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "...Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam..."
Ketika waktunya tiba, seorang muslim disunnahkan untuk segera mengakhiri puasa, sebagaimana anjuran Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya, mengetahui jadwal buka puasa yang pasti adalah keharusan.
Langsung saja, cek jadwal buka puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H/26 Mei 2026 di Jogja dan sekitarnya lewat uraian di bawah ini, yuk!
Jadwal Buka Puasa Arafah 2026 Jogja dan Sekitarnya
Seperti sudah disinggung sebelumnya, waktu buka puasa Arafah tiba ketika Matahari terbenam. Dengan kata lain, berbarengan dengan kumandang adzan Maghrib.
Hari ini, momen itu jam berapa? Dilansir jadwal sholat yang dibagikan Bimas Islam Kementerian Agama, berikut jadwalnya:
- Kabupaten Bantul: 17.30 WIB
- Kabupaten Gunungkidul: 17.29 WIB
- Kabupaten Kulon Progo: 17.31 WIB
- Kabupaten Sleman: 17.30 WIB
- Kota Jogja: 17.30 WIB
Doa Buka Puasa Arafah
Sejatinya, tidak ada doa buka puasa yang dikhususkan puasa Arafah saja. Dengan demikian, detikers dapat memakai doa buka puasa ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْشَاءَ الله
Arab Latin: Żahabaẓ-ẓamā'u wabtallatil-'urūqu wa ṡabatal-ajru insyā'allāh.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah." (HR Abu Dawud 2/306 dan Shahihul Jami' 4/209)
Berdasarkan keterangan di buku Kumpulan Doa dari Al-Quran dan Hadits oleh Syaikh Sa'id bin Wahf al-Qahthani, doa ini dibaca setelah 'membatalkan puasa' dengan makan atau minum. Jadi, bukan dibaca sebelumnya.
Adapun untuk memulai meneguk air atau menikmati kurma setelah seharian berpuasa, detikers cukup membaca basmalah (bismillah) saja. Kemudian, akhiri dengan membaca hamdalah (alhamdulillah) sebelum melafalkan doa buka puasa.
Sunnah-sunnah Buka Puasa Arafah
Dirangkum dari buku Fikih Puasa dari Matan Abu Syuja oleh Muhammad Abduh Tuasikal, buku Adab-Adab Makan Seorang Muslim karya Aris Munandar, buku Sifat Puasa Nabi SAW dan 20 Amalan Ringkas di Bulan Ramadhan oleh Raehanul Bahraen dan Rafif Zufarihsan, buku Fikih Muyassar terjemahan Fathul Mujib, dan situs NU Online, berikut ini dalil-dalil sunnah buka puasa:
1. Segera Berbuka Ketika Waktunya Sudah Masuk
لا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَلُوا الْفِطْرَ
Artinya: "Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka." (HR Bukhari no 1957 dan Muslim no 1098)
2. Awali dengan Basmalah dan Akhiri dengan Hamdalah
"Wahai anakku, jika engkau hendak makan ucapkanlah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang berada di dekatmu." (HR Thabrani dengan derajat sanad shahih menurut Syaikh al-Albani)
"Sesungguhnya Allah ridha terhadap seorang hamba yang menikmati makanan lalu memuji Allah sesudahnya atau meneguk minuman lalu memuji Allah sesudahnya." (HR Muslim no 2734)
3. Buka Puasa dengan Kurma
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
Artinya: "Nabi SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada, dengan tamr (kurma kering), jika tidak ada, beliau meneguk beberapa teguk air." (HR Ahmad no 163 dan Abu Dawud no 306)
4. Berdoa Sesuai Hajat Masing-masing
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ : الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالْمَظْلُومُ
Artinya: "Ada tiga golongan yang tidak tertolak doanya, yaitu orang yang berpuasa hingga berbuka, imam yang adil, dan orang yang dizalimi." (HR Tirmidzi no 2526 dan Baihaqi no 3/345)
Sebagai catatan, derajat hadits ini diperselisihkan ulama. Imam Tirmidzi menyebutnya tidak kuat dan tidak muttasil (bersambung) sanadnya. Sementara itu, Ibnu Hajar menghukuminya hasan. Syaikh al-Albani menganggapnya dhaif (lemah), sedangkan al-Mundziri mengatakan sanadnya shahih atau hasan. Wallahu a'lam bish-shawab.
5. Membaca Doa Buka Puasa Setelah Berbuka
Syaikh Abu Bakar Muhammad Syatha menjelaskan bahwa doa buka puasa dibaca setelah berbuka. Artinya, doa ini tidaklah dibaca sebelum maupun saat berbuka. Keterangan mengenai waktu membaca doa buka puasa oleh sang syaikh tercantum dalam kitab Hasyiyah I'anatut-Thalibin juz 2 halaman 279.
Nah, itulah sekilas mengenai jadwal buka puasa Arafah hari ini 26 Mei 2026 di Jogja dan sekitarnya. Semoga bermanfaat!
(num/apu)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja