Takbir tambahan alias takbir zawaid sholat Idul Adha adalah gerakan yang ikonik. Namun, tahukah kamu bahwasanya ada beberapa pilian doa untuk dibaca di sela-selanya?
Dirujuk dari buku Arbain (40 Hadits) Tentang Hari Raya Idul Fithri dan Idul Adha oleh Nor Kandir, takbir tambahan sholat Idul Adha berjumlah 12. Rinciannya, 7 di rakaat pertama dan 5 di rakaat kedua.
مِنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَبَّرَ فِي عِيدٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ تَكْبِيرَةً، سَبْعًا فِي الْأُولَى، وَخَمْسًا فِي الْآخِرَةِ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Dari 'Amru bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya bahwasanya: 'Nabi SAW bertakbir pada sholat Id sebanyak 12 takbir, 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakat kedua.'" (HR Ahmad no 6688)
Perlu detikers pahami, kedua belas takbir ini berbeda dengan takbiratul ihram maupun takbir perpindahan (intiqal). Tujuh takbir tambahan sholat Idul Adha dilakukan setelah takbiratul ihram, sedangkan 5 sisanya usai takbir intiqal rakaat kedua.
Lalu, di sela-sela kedua belas takbir itu, mesti baca apa? Cek bacaan doanya via uraian berikut!
Doa di Antara Takbir Sholat Idul Adha
Berdasar penjelasan Sofyan Chalid bin Idham Ruray di buku Fikih Sholat Hari Raya, sejatinya, tidak ada doa khusus dari Nabi SAW untuk mengisi sela takbir sholat Idul Adha. Namun, ada sahabat yang menganjurkan bersholawat maupun memuji Allah.
Ibnu Mas'ud RA berkata:
"Di antara takbir hendaklah seseorang memuji Allah dan menyanjung-Nya serta bersholawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR Ath-Thabarani dalam al-Kabir, al-Irwa': 642)
Contoh Doa di Antara Takbir Sholat Idul Adha #1
Contoh konkrit doanya dibuatkan oleh Imam Ibnu Qudamah. Begini lafalnya yang bisa detikers tiru:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا ، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدِ النَّبِي الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهُ وَسَلَّمَ
Arab Latin: Allahu akbaru kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, wa shallallāhu 'alā Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alā ālihi wa shahbihi wa sallam.
Contoh Doa di Antara Takbir Sholat Idul Adha #2
Bacaan doa lainnya dicontohkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Begini lafal Arab dan Latinnya:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي
Arab Latin: Subhānallāhi walhamdu lillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhumma shalli 'alā Muhammad wa 'alā āli Muhammad. Allāhummaghfir lī warhamnī.
Takbir Sholat Idul Fitri Angkat Tangan Tidak?
Selain doa di antara takbir, perlu tidaknya mengangkat tangan masih jadi tanda tanya. Dirujuk dari buku Panduan Lengkap Shalat Hari Raya Idul Fitri & Idul Adha tulisan Firanda Andirja, salah satu hadits yang bisa menjawab adalah:
"Dan beliau mengangkat kedua tangannya di setiap kali bertakbir sebelum rukuk." (HR Abu Dawud no 722)
Hadits ini dijadikan pegangan oleh mayoritas ulama untuk mengangkat tangan tiap kali melakukan takbir tambahan. Pendapat ini dipilih oleh mayoritas ulama mazhab Hanafi, Syafi'i, dan Hanafi.
Namun, ada juga ulama yang menyebut mengangkat tangan tidaklah disyariatkan. Di antara ulama yang berpandangan demikian adalah Imam Malik, Sufyan ats-Tsauri, dan Ibnu Abu Laila.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Nah, itulah sekilas mengenai bacaan doa di antara takbir-takbir tambahan sholat Idul Adha. Semoga bermanfaat membantu detikers menyempurnakan sholat Idul Adha, ya!
(num/dil)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja